Berita Pendidikan

Agar Siswa Tidak Kaku Pegang Komputer Saat UNBK, SMAN I Kupang Timur Lakukan Ini

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kupang Timur, Kabupaten Kupang, menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Agar Siswa Tidak Kaku Pegang Komputer Saat UNBK, SMAN I Kupang Timur Lakukan Ini
ist
SMA Negeri 1 Kupang Timur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Fredi Hayon

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kupang Timur, Kabupaten Kupang, menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah tersebut selama tiga hari, yakni Selasa (29/1/2019) sampai Kamis (31/1/2019).

Simulasi UNBK bertujuan agar siswa tidak kaku memegang komputer saat pelaksanaan UNBK bulan April tahun 2019.

Kepala SMAN I Kupang Timur, Andereas Poeting, S.Pd, menyampaikan hal tersebut kepada Pos Kupang di sekolah tersebut, Rabu (30/1/2019).

Kasus Kecelakaan Calon Pengantin di Kupang, Ini Janji Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Kupang Kota

Andereas mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional dengan sistem komputer memang baru tahun ini dilaksanakan di sekolah tersebut.

Menurut Andreas, total siswa yang akan mengikuti UNBK tahun 2019 sebanyak 384 orang dan untuk kelancaran pelaksanaan UNBK nanti, siswa perlu dibekali dengan keterampilan mengoperasikan komputer.

Untuk itu, katanya, sejak tanggal 29 Januari pihak sekolah melaksanakan simulasi UNBK yang prosedurnya dibagi dalam tiga sesi.

"Hari ini (Rabu, 30/1/2019) simulasi hari kedua. Kami membagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, Pukul 07.30 Wita -Pukul 09.30 Wita. Sesi kedua, Pukul 10.00 Wita-Pukul 12.00 Wita, dan sesi ketiga, Pukul 14.00 Wita-Pukul 16. 00 Wita. Kita gunakan empat ruangan dengan tiap sesi 132 orang," jelas Andereas.

Menuju Zero Accident, Ini Tiga Tekad Generasi Milenial Kabupaten Lembata, Apa Saja?

Alumni Jurusan Sejarah, FKIP Undana ini, mengatakan, untuk mendukung pelaksanaan UNBK pihaknya telah menyiapkan komputer dan laptop.

Dirinya merincikan, untuk komputer ada bantuan dari Kementrian Pendidikan satu server ditambah 22 unit komputer. Dari Komite menyumbang, 4 server dan 15 laptop. Dari dana BOS pihak sekolah mengadakan 10 unit komputer.

"Kami juga ajukan proposal ke BUMN dan mendapatkan enam unit komputer dari Pegadaian. Kami meminjam dari SMPN 1 Kupang Timur 20 unit komputer, dari SMAN 2 Kupang Tengah 15 laptop, dan sisanya dari para guru dan siswa yang memiliki laptop,"katanya.

Sudah Kick Off, Live Streaming INewsTV PSS Sleman vs Barito Putera di Piala Indonesia

Menurut Andereas, walaupun baru tahun pertama dilakukan UNBK tapi dirinya yakin dengan simulasi yang nanti tahap ketiga berupa gladi pada bulan Maret nanti, para siswa sudah mahir menggunakan komputer.

"Tahun 2018 peserta UN sebanyak 403 orang belum menggunakan UNBK hasilnya lulus 100 persen. Memang saya akui pada simulasi pertama mungkin belum biasa jadi ada siswa yang kesulitan. Tapi masuk simulasi kedua semua sudah mahir," ujarnya.

Dirinya berterima kasih kepada Kementrian Pendidikan RI yang menerapkan sistem simulasi sebelum siswa menghadapi ujian utama. Simulasi tersebut, katanya, sebagai ajang pratahap agar membiasakan para siswa tidak gagap teknologi (gaptek) komputer.

Timses Jokowi, Aria Bima Minta Buni Yani Jantan Seperti Ahok, Jangan Cengeng

"Simulasi pertama soal bahasa Indonesia, kemudian soal matematika dan bahasa Inggris, lalu ada salah satu bidang peminatan. Kami setiap hari memberikan les tambahan dan try out bagi siswa untuk perkuat pemahaman mereka. Karena soal ini langsung dari Kementrian Pendidikan," katanya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved