Berita Kabupaten Kupang

Jika Air Keluar dari Gua Bolmuni, Diyakini Akan Ada Peristiwa Besar Termasuk Pilpres

Masyarakat Di Baumata Timur yakin jika Gua Bolmuni mengeluarkan air maka akan ada peristiwa besar termasuk Pilpres.

Jika Air Keluar dari Gua Bolmuni, Diyakini Akan Ada Peristiwa Besar Termasuk Pilpres
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Ferdinan Bois di depan gua Bolmuni 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Gua Bolmuni ini letaknya di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Gua dibawah batu karang ini tidak terlalu luas dan tidak terlihat. Apalagi jalan menuju ke lokasi juga harus melalui pepohonan dan tanaman yang berduri.

Gua ini diberi nama Bolmuni. Pemberian nama ini erat kaitannya dengan artinya yakni tidak keluar sia-sia. Jika air keluar sampai ke atas maka diyakini akan ada masalah besar. Dan ini sudah beberapa kali terjadi.

Mahasiswa Unwira yang sementara PKL di Kecamatan Taebenu masuk ke dalam Gua Bolmuni di Baumata Barat
Mahasiswa Unwira yang sementara PKL di Kecamatan Taebenu masuk ke dalam Gua Bolmuni di Baumata Barat (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Tokoh masyarakat Baumata Timur, Ferdinan Bois mengungkapkan Gua  Bolmuni tersebut bisa mengeluarkan air sampai ke bagian atas tapi tidak setiap saat.

"Kalau air dari gua Bolmuni  ini sampai keluar sampai ke atas maka kami yakin akan ada peristiwa besar misalnya pilpres, pilgub atau pemilihan bupati Kupang. Ini sudah terbukti beberapa kali," kata Ferdinan.

Namun sampai saat ini, mereka tidak pernah tahu kapan air dari gua Bolmuni itu akan keluar. Apakah tahun ini akan ada air yang keluar dari gua ini? "Kita tunggu saja," kata Ferdinan.

Depan gua Bolmuni  yang terletak di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang
Depan gua Bolmuni yang terletak di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Namun di dalam gua ini ada sumber air tapi tidak tahu aliran air mengalir ke arah mana.  "Kami juga tidak tahu air aliran air ke mana, tapi kalau ada sendal misalnya yang jatuh sendal itu raib begitu saja," ungkap Ferdinan Bois.

Untuk memenuhi kebutuhan ternak akan air, kadang kala warga sering mengambil air dari dalam gua. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved