Berita Kabupaten Ende

Di Ende : Hadiri Pesta sebagai Tamu Malah Oknum Pemuda ini Cabuli Anak Tuan Pesta

AS menjadi korban pencabulan pada saat yang bersangkutan sedang berada di kamar WC.

Di Ende : Hadiri Pesta sebagai Tamu Malah Oknum Pemuda ini Cabuli Anak Tuan Pesta
chantalmcculligh.com
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Zulkarnain Basril (19) memang pantas disebut tamu tidak tahu diri. Mengapa tidak saat menghadiri pesta di Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende yang bersangkutan justru tega mencabuli anak tuan pesta yang naasnya masih berusia 4 tahun, Rabu (30/1/2019).

AS menjadi korban pencabulan pada saat yang bersangkutan sedang berada di kamar WC.

Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Sujud Alif mengatakan bahwa pencabulan yang terjadi di Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende itu berawal ketika korban yang saat itu sedang WC memanggil ibunya untuk membawa air karena di kamar WC tidak ada air.

Mendengar suara dari bocah AS pelaku Zulkarnain yang sedang berada di kamar WC sebelah lalu keluar mendatangi korban dengan membawa air untuk membantu korban.

Guru Guru Wanita Cabuli 5 Muridnya, Korban Diiming-imingi Imbalan Rp2000 Berbuat Tak Senonoh

Namun demikian saat mendatangi korban yang bersangkutan tidak saja membawa air namun justru mencabuli korban menggunakan jari tangannya yang menyebabkan alat vital korban hingga berdarah, jelas Iptu Sujud Alif.

Korban yang merasa sakit lalu keluar sambil menangis memanggil ibunya. Ibu korban kaget karena alat vital korban berdarah lalu mengintrograsi pelaku karena saat itu yang berada di lokasi kejadian hanya korban dan pelaku saja.

Awalnya pelaku mengelak melakukan aksi pencabulan bahkan yang bersangkutan nyaris jadi korban amukan massa sebelum yang bersangkutan dibawa ke kantor polisi,ujar Iptu Sujud Alif.

Saat diperiksa di kantor polisi akhirnya pelaku mengakui perbutannya dan yang bersangkutan langsyung ditahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Antara korban dan pelaku masih ada hubungan kekerabatan bahkan kehadiran pelaku di rumah korban karena menghadiri pesta. Pelaku sendiri bukan warga Ende namun dari Kabupaten Nagekeo,”kata Iptu Sujud Alif.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 82 ayat 1 UU No 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun tentang perlindungan anak.

“Pelaku sudah ditahan di sel Mapolres Ende guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,”kata Iptu Sujud Alif.

Menyikapi kejadian tersebut, Iptu Sujud Alif mengatakan pihaknya meminta perhatian dari semua pihak terutama orang tua untuk senantiasa mengawasi anak-anak mereka agar tidak menjadi korban kekerasan seksual baik itu pencabulan maupun pemerkosaan ataupun aksi-aksi kejahatan lainnya.

“Dalam kasus pencabulan yang menimpa korban AS siapa yang pernah menyangka bahwa pelaku yang adalah kerabatnya sendiri yang justru datang untuk menghadiri pesta malahan melakukan aksi pencabulan,” kata Iptu Sujud Alif. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved