Berita Kabupaten Sikka

Delapan  PMI  asal Flores  Dideportasi  dari  Malaysia

Delapan orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dideportasi dari Negara Malaysia, Selasa

Delapan  PMI  asal Flores  Dideportasi  dari  Malaysia
POS-KUPANG.COM/EGINIUS  MO’A
PMI  asal Wailolong  Walu, Kecamatan Larantuka, Kabupaten  Flores  Timur, Karolus  K.Robi menderita sakit  dirawat di  RSUD  dr.TC  Hillers Maumere setelah  dideportasi  dari  Malaysia dan  tiba di  Maumere,  Selasa  (29/1/2019). 

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE—Delapan orang Pekerja Migran Indonesia (PMI)  asal Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara  Timur  (NTT) dideportasi  dari Negara Malaysia,   Selasa   (29/1/2019) pukul 18.00  Wita tiba  di  Pelabuhan Lorens  Say Maumere dengan  KM Bukit Siguntang.

Kedelapan  PMI  itu berasal dari Kabupaten  Sikka,  Flores Timur, Ngada dan Ende dijemput Kepala Dinas Tenaga  Kerja  dan Transmigrasi  Kabupaten Sikka, Germanus  Goleng,S.Sos,   dan staf Perlindungan  Kantor    Pos Pelayanan  Penempatan  dan  Perlindungan  (P4)  TKI  Maumere.

Rafael Rada, Staf  Kantor Pos  P4 TKI  Maumere, mengatakan  PMI  Flores dan  NTT lainnya sejak  tanggal  18  Januari 2019  ditampung di  BP3TKI Nunung  di  Kalimantan  menunggu jadwal  kapal  berangkat  ke daerah masing-masing.

“Mereka semua  dideportasi  dari  Malaysia   diurus  oleh KJRI   di Kinabalu  ke Nunukan,”  kata  Rafael.

BREAKING NEWS : Hilang Kendali, Pengendara Motor Jatuh ke Jurang Gua Monyet Sedalam 16 Meter

Pantauan POS-KUPANG,  Selasa  malam,  semua PMI dijemput  kemudian didata  indentitasnya  sebelum  dipulang ke  tempat asalnya.

Dari  kedelapan TKI, terdapat satu  keluarga  asal  Maulo’o, Kecamatan  Paga,  Kabupaten  Sikka yakni  pasangan  suami-istri iIqram dan  Rosmia  Ibrahim dengan dua  orang anak, Luki Bin Azam, dan Michele. Dua   orang PMI  lainnya, Erik Mus  asal  Kecamatan  Bola, Kabupaten  Sikka, dan  Rahman  asal Kabupaten Ngada,  langsung kabur setelah kapal sandar di Pelabuhan Lorens Say.

“Dua nama ini  ada  dalam  rombongan PMI,  namun  tidak  bisa  kami  temukan ketika  turun  dari   kapal. Mereka  sudah kabur  duluan,” kata Rafael.

Menurut  Rafael, PMI  dari  berbagai    daerah di NTT dipulangkan sebanyak 39 orang.  “Namun masih  ada  ratusan  yang  dideportasi  dari  Malaysia  yang belum  dipulangkan,”  kata  Rafael.  *)

        

        

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved