Berita Nasional Terkini

OTT di Lampung, KPK Amankan 8 Orang, Salah Satunya Bupati

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) di tiga lokasi Lampung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 8 orang, salah satunya bupati.

OTT di Lampung, KPK Amankan 8 Orang, Salah Satunya Bupati
KOMPAS.com/Reza Jurnaliston
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengungkapkan, tim penindakan mengamankan total 8 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di tiga lokasi wilayah provinsi Lampung.

Tiga lokasi itu di Bandar Lampung, Lampung Tengah dan Mesuji. OTT berlangsung sejak Rabu (23/1/2019) hingga Kamis (24/1/2019) dini hari.

Salah satu yang diamankan merupakan seorang bupati. Kemudian ada unsur swasta dan pegawai negeri sipil (PNS) yang ikut terjaring.

Groundbreaking Jembatan Palmerah di Larantuka Bulan April 2019, Alex: Ini Kebanggaan NTT

Menurut Febri, pihak yang diamankan akan segera dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Kamis ini akan dibawa ke Jakarta rencananya secara bertahap ataupun secara keseluruhan," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis dini hari.

DI Kodi Mengatasi Kekurangan Air Lahan Pertanian yang Beririgasi di Sumba Barat Daya

Penangkapan terhadap 8 orang itu dilakukan karena ada dugaan realisasi commitment fee terkait sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji.

"Diduga terkait proyek infrastuktur di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Mesuji," ujarnya.

KPK juga mengamankan uang dalam pecahan Rp 100 ribu yang terikat dan disimpan di dalam kardus. Febri belum bisa memastikan secara spesifik jumlahnya karena masih terus dihitung.

KPK, kata Febri, memperkirakan nilai uang yang diamankan dalam kardus itu sekitar Rp 1 miliar. "Kalau jumlahnya estimasi satu kardus sekitar Rp 1 miliar. Tetapi pastinya, jumlah pastinya kami nanti sampaikan. Dari ukurannya diperkirakan demikian. Tapi saya kira di konferensi pers akan disampaikan secara langsung," katanya. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved