Berita Regional Terkini

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 58 Bal Pakaian Bekas Asal Malaysia

Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat menggagalkan upaya penyelundupan 58 bal pakaian bekas yang diduga berasal dari Malaysia.

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 58 Bal Pakaian Bekas Asal Malaysia
KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN
Kepala Seksi Humas Kanwil DJBC Kalbagbar, Ferdinan Ginting saat menunjukkan barang bukti pakaian bekas di kantor Kanwil Bea Cukai Kalbagbar, Ponianak (23/1/2019) 

POS-KUPANG.COM | PONTIANAK - Petugas dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kanwil DJBC Kalbagbar) menggagalkan upaya penyelundupan 58 bal pakaian bekas yang diduga berasal dari Malaysia.

Kepala Seksi Humas Kanwil DJBC Kalbagbar, Ferdinan Ginting mengatakan, puluhan bal pakaian bekas impor tersebut diamankan dari dua lokasi berbeda, yaitu di daerah Jungkat dan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah pada tanggal 13 dan 14 Januari 2019 yang lalu.

Pengungkapan tersebut, sebut Ferdinand, berawal dari informasi yang diperoleh petugas terkait adanya satu unit truk dari daerah Kabupaten Sambas yang diduga membawa muatan jenis alkohol pada Minggu (13/1/2019) malam.

Otak Pelaku Pembunuhan, Perkosaan dan Pembakaran IA Bernama Asri, Begini Kronologinya

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pengawasan yang dibagi dalam beberapa tim. Tim pertama mendapati truk melewati jembatan di daerah Kuala Mempawah dan mengikuti truk tersebut sampai Sui Pinyuh.

Setelah Tewas Dibunuh, Wanita 20 Tahun Ini Diperkosa Lagi Lalu Dibakar, Begini Kisahnya

"Petugas kemudian menghentikan paksa truk tersebut dan melakukan pemeriksaan," ujar Ferdinand saat pengungkapan kasus di Kantor Kanwil DJBC Kalbagbar, Rabu (23/1/2019).

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas malah menemukan puluhan bal pakaian bekas yang dikenal dengan sebutan lelong tersebut.

Untuk mengelabui petugas, pelaku mencampur muatan truk tersebut dengan barang bekas lainnya yang berbahan kain.

Berdasarkan pengembangan dan pengakuan supir truk berinisial E, petugas kemudian mendapatkan informasi terkait adanya truk lainnya yang juga akan menuju ke Pontianak.

"Petugas kemudian melakukan pengintaian berdasarkan informasi tersebut pada hari berikutnya," ungkap Ferdinand.

Dari dua truk yang diamankan tersebut, petugas menyita 58 bal pakaian bekas dengan total kerugian negara mencapai Rp 290 juta.

Pihak Bea Cukai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait pemilik dan pelaku utama dalam penyelundupan barang bekas tersebut. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved