Berita Ekonomi Bisnis

Salurkan Dana KUR, KSP Obor Mas Ajak Pengusaha UMKM Gunakan Dana Ini

KSP Obor Mas dipercayakan untuk menyalurkan KUR karena itu manajemen KSP Obor Mas anjurkan masyarakat khususnya pengusaha UMKM untuk gunakan dana ini

Salurkan Dana KUR, KSP Obor Mas Ajak Pengusaha UMKM Gunakan Dana Ini
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
GM KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Leonardus Frediyanto Moat Lering (kemeja putih) dan Ketua KSP, Andreas Mbete (batik) memberikan penjelasan tentang profil KSP Obor Mas di Hotel GO Maumere, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Eugenius Moa

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- -Tahun  2018 KSP Obor Mas menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sejumlah Rp 2,5 miliar. Target tahun ini Rp 150 miliar. Pengusaha UMKM diharapkan bisa menggunakan dana ini.

"Tahun 2018, penyaluran KUR mulai bulan November sampai disalurkan Rp 2,5 miliar. Namun tahun 2019, penyaluran dilakukan di awal tahun, kami targetkan terserap Rp 150 miliar," ujar General Manajer KSP Obor Mas Maumere, Leonardus Frediyanto Moat Lering, usai pembukaan Diklat kepada juru survey dan juru analis pinjaman di Hotel Go, Maumere, Selasa (22/1/2019).

Leonardus didampingi Ketua KSP, Andreas Mbete. Obor Mas, kata Yanto, sapaan Frediyanto, mulai pertama kali menyalurkan KUR diakhir Desember 2017.

Minta Nomor Telepon Korban di Ibu Korban, Pria Ini Lalu Memperkosa Remaja Usia 16 Tahun Ini

Tanpa Kajian yang Jelas ! ASITA Manggarai Barat Tolak Penutupan TNK

"Belajar dari dua kali penyaluran KUR, Obor Mas telah makin matang menyalurkan kredit yang bunganya disubsidi pemerintah," ujarnya.

Ia mengatakan, Obor Mas menyalurkan dua jenis KUR yakni KUR kecil dari plafon pinjaman Rp 25 juta-Rp 500 juta dan KUR mikro di bawah Rp 25 juta.

"Modal pinjaman dari Obor Mas, namun sebagian bunga pinjaman disubdisi pemerintah. Kalau cicilan dilakukan tertib, subsidinya diberikan," ujar Yanto.

GM KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Leonardus  Frediyanto Moat Lering (kemeja putih)  dan Ketua  KSP Obor  Mas, Andreas Mbete,  bersama  para  manajer  cabang   dalam Diklat di  Hotel GO Maumere, Selasa  (22/1/2019).
GM KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Leonardus Frediyanto Moat Lering (kemeja putih) dan Ketua KSP Obor Mas, Andreas Mbete, bersama para manajer cabang dalam Diklat di Hotel GO Maumere, Selasa (22/1/2019). (POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a)

Mengenai kondisi KSP Obor Mas, Yanto mengatakan sampai akhir tahun buku 2018, manajemen KSP Kopdit Obor Mas, Maumere mampu menghimpun simpanan anggota Rp 88.992.315.714.

"Saya kutip kata-katanya Gubernur NTT, Pak Viktor Laiskodat, kalau lima tahun mendatang NTT masih miskin, terbelakang dan bodoh, maka kita semua tolol. Gubernur NTT juga tolol," ujar Yanto kepada 50 peserta Diklat.

Ia mengatakan, total simpanan yang bersumber dari 10 jenis simpanan naik dari akhir tahun buku 2017 sebesar Rp 530.942.503.585.

Jumlah anggota bertumbuh 9.320 orang menjadi 86.767 orang pada akhir tahun buku 2018 ditergetkan bertumbuh 10 ribu anggota baru pada akhir tahun 2019.

Aset bertumbuh Rp 103 miliar menjadi Rp 704 milardi akhir 2018 harus mencapai Rp 890 miliar di akhir 2019.

Menurutnya, besarnya simpanan yang dilakukan masyarakat di berbagai koperasi di NTT misalnya Obor Mas dan lainnya, menunjukan bahwa literasi finance yang dulakukan berhasil.

"Koperasi yang mandiri dibangun diatas keuangan anggota," imbuh Yanto. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved