Berita Kabupaten Kupang

Puskesmas di Kabupaten Kupang Kesulitan Musnahkan Obat Kadaluarsa dan Alat Suntik

Terhadap sampah medis ini diharapkan ada solusi yang baik agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Puskesmas di Kabupaten Kupang Kesulitan Musnahkan Obat  Kadaluarsa dan Alat Suntik
POS KUPANG/EDY HAYON
Diskusi kelompok kegiatan workshop perencanaan Health system strengthening di Hotel Sahid T-More, Kupang, Selasa (22/1/2019). 

POS - KUPANG.COM I KUPANG---Pihak puskesmas di Kabupaten Kupang selama ini mengalami kesulitan dalam hal pemusnahan obat kadaluarsa dan alat suntik yang tidak terpakai lagi. Terhadap sampah medis ini diharapkan ada solusi yang baik agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Persoalan ini terungkap pada diskusi bersama kegiatan workshop perencanaan Health system strengthening di Hotel Sahid T-More, Kupang, Selasa (22/1/2019).

Direktur YAO Harap Kerja Sama Dengan Stakeholder Semakin Meningkat

Agus Sosiawan Pimpin HATHI Cabang NTT

Hari Ini Puskesmas Oesapa Buka Posko 24 Jam

Dalam diskusi kelompok terungkap bahwa dari 26 puskesmas di Kabupaten Kupang baru 12 yang ada tenaga farmasinya. Selain itu 14 puskesmas tanpa PPK.

Obat yang kadaluarsa termasuk alat suntik yang tidak terpakaipun kesulitan dimusnahkan dan hanya menumpuk di puskesmas. Untuk itu peserta diskusi mengusulkan perlu ada  MoU untuk pemusnahan sampah medis.

Protes Bayar Kelebihan Bagasi, Calon Penumpang WingsAir OS Ngamuk dan Tenteng Senjata Tajam

Selama Januari, Angka DBD di TTS mencapai 34 Kasus

Robertus Rero: Ada Anggapan Kalau Diklat Itu Hanya Formalitas

Terhadap curahan hati pengelola puskesmas yang ada, Kepala Puskesmas Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, drg. Imelda Sudarmadji pada kesempatan ini menyampaikan bahwa untuk puskesmas yang dia pimpin, yang namanya sampah medis mereka melakukan MoU dengan RS Belo.

Pasalnya, di rumah sakit ini ada  inseminator yang memusnahkan sampah medis. Untuk Kabupaten Kupang belum ada inseminator.

"Kami jalin kerjasama dengan Rumah Sakit Belo. Di rumah sakit Belo satu kilo Rp 25 ribu. Jadi saya usulkan ke teman-teman puskesmas lain bisa MoU dengan rumah sakit ini. Kita belum tahu kedepan apakah pemda akan hadirkan inseminator atau tidak," katanya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved