Berita Kabupaten Belu

TNI Tanamkan Sikap Cinta Tanah Air Bagi Anak Sekolah

Siswa yang diberi tugas sebagai pasukan pengibar bendera merah putih juga melakukannya dengan baik.

TNI Tanamkan Sikap Cinta Tanah Air Bagi Anak Sekolah
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Upacara pengibaram bendera merah putih di SDK Sesekoe yang didampingi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif R 408/Sbh, Senin (21/1/2019). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA---Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif R 408/Sbh terus melakukan pendampingan kepada anak-anak sekolah di perbatasan berupa kegiatan Binter Satnon Kowil.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan, bela negara dan cinta tanah air.

Kegiatan yang dilakukan adalah melatih anak sekolah tentang tata cara upacara pengibaran bendera merah putih yang benar.

Banyak hal yang diajarkan seperti sikap tegap, cara membawa bendera, memegang tali bendera, penghormatan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan peraturan baris berbaris (PBB). Kegiatan ini dilaksanakan di SD Katolik St Fransiskus Xaverius Sesekoe, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Senin (21/1/2019).

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif R 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo kepada wartawan mengatakan, untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, TNI terjun ke sekolah-sekolah itu mendamping anak sekolah.

Beri Jasa Konsultasi Layanan Hukum Gratis, LBH Surya Teken MOU Dengan Pengadilan Negeri Larantuka

Polisi di Bajawa Ajak Generasi Milenial Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Wabup Nagekeo Tegaskan ASN Tidak Boleh Berjudi

Kehadiran TNI di sekolah memberi semangat baru bagi siswa-siswi. Mereka antusias mengikuti kegiatan dan serius melaksanakan upacara. Siswa yang diberi tugas sebagai pasukan pengibar bendera merah putih juga melakukannya dengan baik.

"Anak-anak senang dan serius melakukan sehingga upacara berlangsung tertib dan khidmat," kata Joni Eko.

Pendampingan tidak hanya fokus pada pasukan pengibar bendera merah putih tetapi juga peserta upacara. Peserta upacara diajarkan untuk berbaris rapih, tertib dan mengikuti petunjuk yang disampaikan pemimpin upcara seperti, penghormatan, sikap sempurna dan sikap biasa.

Menurut Joni Eko, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 408/Sbh terus melakukan pendampingan di sekolah-sekolah perbatasan sehingga anak-anak memiliki bekal di masa mendatang.

Kepala SDK St Fransiskus Xaverius Sesekoe, Maria Elfrida Boe Bere S.Pd mengatakan, kehadiran TNI di sekolah telah memberikan banyak pengetahuan bagi peserta didiknya terutama tata cara upacara bendera.

Syahrini : Good Morning, Lots Of Love From Tokyo ! Begini Alasanya Incess Tinggalkan Indonesia

Ini Penjelasan Wiranto Terkini Soal Abu Bakar Baasyir

"Memang upacara bendera sering kami lakukan tetapi ada hal-hal yang harus diperbaiki. Kehadiran TNI saat ini bisa memberikan masukan tentang tata cara upacara bendera yang benar. Nanti kami evaluasi ke depannya," kata Maria Elfrida.

Maria Elfrida mengharapkan kegiatan semacam ini bisa dilakukan lagi di sekolahnya sehingga anak-anak lebih paham dalam hal tata cara upacara bendera. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved