Berita Kabupaten TTS

Setelah Menghilang Hampir 8 Bulan ! Kades Mela Akhirnya Menyerahkan Diri

datang untuk membuat surat pernyataan siap menyelesaikan seluruh masalah yang timbulkan di desa Mela. Jika sampai tanggal 30 Januari masalah tersebut

Setelah Menghilang Hampir 8 Bulan ! Kades Mela Akhirnya  Menyerahkan Diri
Pos Kupang.Com/ Dion Kota
Kepala BPMD Kabupaten TTS, George Mella 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Setelah menghilang sepanjang tahun 2018, akhirnya ‎Kepala Desa Mela, Kecamatan Noebana, Ambrosius Tefa datang sendiri ke Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa ( BPMD) Kabupaten TTS, Senin (21/1/2019) kemarin.

Dirinya datang untuk membuat surat pernyataan siap menyelesaikan seluruh masalah yang timbulkan di desa Mela. Jika sampai tanggal 30 Januari masalah tersebut belum diselesaikan, Kades Ambrosius siap dicobot dari jabatannya.

BREAKING NEWS : Siswa Kelas 4 SD Boanio-Nagekeo Tewas Terseret Banjir

Hal ini diungkapkan Kepala BPMD Kabupaten TTS, George Mella saat ditemui pos kupang, Selasa (22/1/2019) di ruang kerjanya.

George mengatakan, Kades Ambrosius datang sendiri ke kantor BPMD. Kades Ambrosius mengaku, selama tahun 2018 dirinya memang sengaja menghindar dari camat, BPMD dan Satpol PP yang turun ke desa Mela karena takut jika diproses hukum.

Oleh sebab itu, ia bersama istri dan anaknya memilih bersembunyi sementara.
Ia akhirnya berani keluar dari persembunyiannya dan menghadap ke Kantor BPMD setelah mendapat dukungan dari pihak keluarga yang siap membantunya menyelesaikan masalah yang ia timbulkan.

" Dari pengakuan kepala desa, dia mengaku kalau dia takut akan diproses hukum makanya dia selama ini bersembunyi. Syukurlah setelah didorong pihak keluarga dia berani menghadap ke kantor dan membuat surat pernyataan siap bertanggungjawab atas semua masalah yang ditimbulkan," ungkap George.

Ketika ditanyakan terkait masalah yang ditimbulkan Kades Ambrosius, George jelaskan, masalah yang dibuat di antaranya, belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban dana desa tahun 2017, menyalahgunakan uang pajak bumi dan bangunan masyarakat serta menyalahgunakan honor perangkat desa.

Tidak hanya itu, akibat belum memasukan laporan pertanggungjawaban dana desa tahun 2017, dana desa tahap II dan III desa Mela tidak cair hingga saat ini.

Total ada Rp 100 juta lebih uang pajak dan honor perangkat desa yang disalahgunakan Kades Ambrosius.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved