Berita Kabupaten Ende Terkini

BREAKING NEWS: Jaksa Tahan Direktur Utama  PDAM Ende Bersama Stafnya

sambil menunggu keluarga tersangka datang menemui tersangka dengan membawa pakaian dan makanan.

BREAKING NEWS: Jaksa Tahan Direktur Utama  PDAM Ende Bersama Stafnya
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
NAIK MOBIL/Dirut PDAM Ende, Soedarsono saat menaiki mobil tahanan Kejaksaan Negeri Ende, Selasa (22/1/2019).   

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Dirut PDAM Ende, Soedarsono bersama seorang stafnya atas nama Muhammad Kurniadi Mandaka ditahan  jaksa pada Kejaksaan Negeri Ende, Selasa (22/1/2019).

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Soedarso dalam keterangan persnya kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan bahwa pada Selasa, (22/1/2019) pukul 09.00 wita telah dilaksanakan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti

kasus Tindak Pidana Korupsi Pungutan Sambungan Rumah (SR) Masyarakat Berpenghasilan Rendah Tahun 2015 dan Tahun 2016 pada PDAM Tirta Kelimutu Kabupaten . Ende, dari Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri Ende ke Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ende yang bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Ende.

BREAKING NEWS : Siswa Kelas 4 SD Boanio-Nagekeo Tewas Terseret Banjir

Kapolsek Malakan Tengah Ajak Kaum Millenial Tertib Berlalulintas

Pemerintah Malaka Siapkan Tempat Sampah di Jalan Utama di Betun

Setelah Menghilang Hampir 8 Bulan ! Kades Mela Akhirnya Menyerahkan Diri

Dikatakan kedua tersangka masing masing Soedarsono B.Sc.Km, Kes.Ling (Direktur PDAM Tirta Kelimutu Kabupaten Ende) dan Muhammad Kurniadi Mandaka (Karyawan PDAM Tirta Kelimutu Kabupaten Ende) berada di Kejaksaan Negeri Ende sejak pukul 09.00 wita dan telah dilakukan pemeriksaan tahap 2 oleh Jaksa Penuntut Umum yang terdiri dari, Sudarso,SH,Tony Aji Kurniawan,Abdon Toh,SH,Teresia Weko,SH,Bagus Gede,M.W.A SH dan Okky P Ajie,S.H, sampai dengan pukul 13.00 wita.

Dikatakan selesai dilakukan pemeriksaan oleh JPU, kedua tersangka langsung ditahan Kepala Kejaksaan Negeri Ende dengan Surat Perintah Penahanan (T7) Nomor: Print-01 dan 02/P.3.14/Ft.1/01/2019 tanggal 22 Januari 2019.

Kamar Penjara Saipul Jamil Jadi Sorotan Lantaran Inul Daratista Lakukan Hal Ini

Inilah 7 Karakter yang Sering Ditemui di Drama Korea Bertema Sejarah: Pangeran Tampan dan Ratu Licik

Dikatakan bahwa dengan alasan dari para tersangka untuk menunggu keluarganya, proses penahanan ditunda sampai jam 15.00 wita sambil menunggu keluarga tersangka datang menemui tersangka dengan membawa pakaian dan makanan.

Akhirnya pada pada pukul 15.00 Wita, kedua tersangka langsung diantar ke Lembaga Pemasyarakatan Ende untuk ditahan selama 20 (dua puluh) hari kalender terhitung mulai tanggal 22 Januari 2019 sampai dengan 10 Pebruari 2019.

Setelah Menghilang Hampir 8 Bulan ! Kades Mela Akhirnya Menyerahkan Diri

Inspektorat Periksa Empat Mantan Pejabat Dishub Kota Kupang! Alex Bilang Bisa Saja Berkembang

Pejabat Eselon III dan IV BBPP Kupang Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2019, Ini Tujuannya

Lantas Polres Manggarai Masuk Sekolah dan Turun ke Jalan ! Ini Tujuannya

Rapat Tinjauan Manajemen BBPP Kupang Tahun 2019, Ini Materi yang Dibicarakan

Dikatakan akibat dari perbuatan para tersangka, negara dirugikan sebesar Rp. 388.500.000.; Kedua tersangka melanggar kesatu primer pasal 2 ayat (1) subsidair pasal 3 dan atau kedua pasal 8 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;.

Saat diantar menuju ke Rutan Ende kedua tersangka dikawal petugas pengawalan terdiri dari 2 orang anggota Polres Ende atas Briptu Abdul Gani dan dan Moh. Alfian Nur serta 1 orang Pengawal Tahanan Kejaksaan Negeri Ende, Maria Sisilia G. Raga, SH.

Pengecara kedua tersangka, Petrus Wada kepada wartawan mengatakan sebagai warga negara yang baik kliennya siap mengikuti berbagai proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Ende.

Dipecat Melalui WA, Krisanti Hidelilo Harap Pertanggungjawaban PT Surveyor Indonesia

Ternyata Pemkot Kupang Punya Dua RPH, Tapi yang Satu Ini Belum Beroperasi

Untuk proses pembuktian atas kasus yang menimpa kliennya akan diuji dalam proses persidangan.

Disaksikan Pos Kupang setelah menjalani proses pemeriksaan di Ruang Pidana Khusus, kedua tersangka lalu dibawa menuju ke Rutan Ende menggunakan mobil tahanan.

Dalam catatan Pos Kupang kedua tersangka adalah tahanan perdana yang menumpang mobil tahanan baru milik Kejaksaan Negeri Ende. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved