Berita Kabupaten TTU

Anggota Satgas Yonmex Bersihkan Irigasi yang Tersumbat

nggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Oepoli membersihkan saluran irigasi yang tersumbat di Desa Netmenanu Utara dan

Anggota Satgas Yonmex Bersihkan Irigasi yang Tersumbat
 POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN gotong royong bersama masyarakat membersihkan saluran irigasi di Desa Netmenanu, Senin (21/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN dari Pos Oepoli membersihkan saluran irigasi yang tersumbat di Desa Netmenanu Utara dan Netmenanu Selatan, Kabupaten Kupang.

Tersumbatnya irigasi tersebut disebabkan oleh hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Desa Netemnanu Utara dan Netemnanu Selatan, di Kecamatan Amfoang Kabupaten Kupang pada, Senin (21/1/2019).

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf. Hendra Saputra S.Sos., M.M., M.I.Pol mengatakan hal itu kepada Pos Kupang melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (22/1/2018).

Hendra mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi terhadap personel TNI dari Pos Oepoli yang telah melaksanakan kegiatan bersama masyarakat. Hendra meminta agar tetap tidak semangat dan menjaga moril untuk menunjukan dedikasi terbaik di wilayah perbatasan.

Gempa di Sumba Barat ! Aktivitas Perkantoran Pemerintaham dan Masyarakat Berjalan Nornal

BREAKING NEWS: 12 Kali Gempa Susulan Guncang Sumba Barat, Pasca Gempa 6,2 SR

.
"Dengan lancarnya air yang mengalir diharapkan manfaat air dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berkehidupan sehari-hari. Seperti mandi, mencuci, memasak atau kebutuhan yang lainnya," ungkap Hendra.

Sementara itu, Kepala Desa Netmenanu Utara, Wemfrid M.D Kameo mengatakan, kondisi akhir- akhir ini diwilayah desanya sering terjadi hujan sehingga membuat saluran irigasi tersumbat dan banyak sekali tumpukan material didalamnya.

Wilayah bebatuan dan kondisi tanah yang kurang baik, tambah Wemfrid, membuat kondisi saluran air tersumbat oleh bebatuan dan tanah sehingga kegiatan gotong royong antara masyarakat dan personel TNI sangat diharapkan oleh masyarakat sekitar.

"Saya berterimakasih atas bantuan personel TNI untuk bergotong royong di wilayah kami sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai yang kita harapkan dan masyarakat Desa ini bisa terhindar dari bahaya bencana alam," ungkapnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved