Berita Regional

Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa Divonis 8 Tahun Penjara

Mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa divonis hukuman penjara delapan tahun dan denda Rp 500 juta.

Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa Divonis 8 Tahun Penjara
Tribunnews/JEPRIMA
Bbupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa Divonis 8 Tahun Penjara 

POS-KUPANG.COM | SURABAYA - Mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa divonis hukuman penjara delapan tahun dan denda Rp 500 juta.

Vonis terhadap mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa ini dijatuhkan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya yang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan, Senin (21/1/2019) petang.

Sidang mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) digelar di Ruang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo.

Nah Loh! KPK Geledah Ruang Kerja dan Rumah Dinas Bupati Mojokerto

KPK Dalami Aliran Duit Suap Proyek Penyediaan Air Minum Kementerian PUPR

Kepala Daerah Bersama Lima Orang di Cianjur Terjaring OTT KPK

"Mengadili, memutuskan terdakwa atas nama Mustofa Kamal Pasa terbukti bersalah dan menjatuhkan penjara delapan tahun dan denda Rp 500 juta subsider empat bulan, serta menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama lima tahun dan uang pengganti Rp 2,75 miliar, subsider satu tahun kurungan," tegas Wayan saat membacakan amar putusan, Senin (21/1/2019).

Mustofa Kamal Pasa dinilai terbukti menerima suap pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR). 

Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (30/4/2018). Mustofa Kamal Pasa resmi ditahan KPK terkait kasus dugaan gratifikasi proyek pemasangan tower di Kabupaten Mojokerto.
Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (30/4/2018). Mustofa Kamal Pasa resmi ditahan KPK terkait kasus dugaan gratifikasi proyek pemasangan tower di Kabupaten Mojokerto. ((ANTARA FOTO/Nando))

Kedua izin itu terkait pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada tahun 2015 lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Eva Yustisiana, dalam surat dakwaannya menegaskan, MKP terbukti menyalahgunakan jabatannya untuk mengeruk keuntungan pribadi dalam penerbutan IMB dan IPPR.

MKP juga diduga memerintahkan Kepala Satpol PP KabupatenMojokerto, Suharso untuk menyegel 22 tower di Mojokertodengan alasan belum memiliki IMB dan IPPR.

Berdasarkan data JPU KPK yang dibacakan saat persidangan, dari 22 tower itu, 11 tower milik PT Tower Bersama Infrastructure (TBG) dan sisanya, yakni 11 tower, adalah milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Eva Yustisiana mengatakan, Mustofa Kamal Pasa terjerat kasus suap pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR).

Halaman
123
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved