Berita Teenagers

2019 Stop Bullying! Lebih Baik Saling Menghargai, Itu Baru Milenial

Ya jujur aja deh. Pasti kamu pernah gimana jadi korban dan gimana ngebully orang lain.

2019 Stop Bullying!  Lebih Baik Saling Menghargai, Itu Baru Milenial
ils
Bullying 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordy Donofan

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Hay Teeners.. ! Jumpa lagi ya diawal pekan. Semangat pagi ya teeners. Gimana kabarnya dihari Senin ceria? Baik-baik aja kan?

Hari ini kita akan bahas soal orang-orang suka ngebuly. Kalian pernah ngebuly orang gak? atau kamu pernah jadi korban gak? Ya jujur aja deh. Pasti kamu pernah gimana jadi korban dan gimana ngebully orang lain.

Perilaku semacam gak bagus teeners. Memang sih bagi sebagian orang menganggap itu sesuatu hal yang biasa namun akan ada efek secara psikologis teeners.

GMKI Kupang Latih Jemaat Lopo Matakus Manulai Buat Digester Biogas

Efeknya itu macam-macam teeners. Alangkah lebih baik kalian saling menghargai itu baru generasi millenial. Menurut Yano orang yang suka ngebullying adalah orang kurang kerjaan. Dan tidak percaya diri. Orang-orang tersebut lebih baik tinggal sendiri saja jangan bergabung dengan teman-teman.

Pem-bully merupakan orang yang butuh perhatian. "Seseorang yang menghina orang lain, mencari cela orang lain dan menceritakan ke kawan-kawannya merupakan orang yang kurang perhatian," Yano.

Menurut Erny, sifat atau perilaku seperti tidak sepatutnya dilakukan. Lebih baik saling menerima dan saling menghargai. "Jangan suka hina atau menjelek-jelekan orang lain. Apalagi kalau suka ngebuli," ujarnya.

Ya teeners itu lah yang tanggapan teeners kita. Jadi gak boleh lakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan. Harus menerima dan saling menghargai itu penting.
Stop dulu hobi bullying dan mari saling menghargai satu dengan yang lainnya. Bullying itu tidak bagus dan sangat tidak mendukung dalam hal pergaulan.

Bullying yang merupakan perbuatan negative dan memberikan dampak yang merugikan tersebut merupakan salah satu perbuatan yang dikecam oleh masyarakat. Pengecaman yang dilakukan oleh masyarakat dapat timbul dengan adanya alasan yang jelas.

Fakta Mengejutkan Terbaru Dibalik Anggaran Perjalanan Dinas DPRD NTT Yang Melejit Tinggi Tak Karuan

Banyaknya dampak negatif yang terjadi akibat tindakan bullying merupakan alasan mengapa tindakan bullying tidak dibenarkan oleh masyarakat. Jika diperhatikan dengan seksama, pelaku dan korban bullying akan merasakan dampak negatif akibat tindakan tersebut. Meskipun korban merupakan sosok yang akan merasakan dampak negative paling banyak, para pelaku juga akan mendapatkan ganjaran dari perbuatan yang mereka lakukan.

Bagi para pelaku yang melakukan perbuatan tercela tersebut, mereka nantinya akan mendapatkan hukuman sosial yang berasal dari lingkungan sekitar. Pelaku biasanya akan dijauhi oleh masyarakat akibat perbuatan tercela yang mereka lakukan. Dampak paling keras yang akan dialami oleh pelaku bullying adalah hukuman yang berasal dari badan hukum. Perbuatan bullying yang keterlaluan dapat membuat pelaku harus terkurung di dalam sel jeruji.

15 Unit Mobil Laku Terjual Saat Launching New Avanza dan New Veloz

Dampak yang dialami oleh pelaku dan korban bullying tentunya memiliki perbedaan yang signifikan. Para korban biasanya akan mengalami rasa takut yang berlebih akibat perbuatan bullying tersebut.

Rasa takut yang timbul di benak korban bullying terjadi akibat tindakan bullying yang dilakukan secara terus menerus dan terjadi dalam waktu yang lama. Jika ketakutan yang dialami oleh para korban tidak diatasi dengan segera mungkin, para korban dapat mengalami tekanan batin yang cukup serius. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved