Berita Kabupaten Kupang Terkini

Ambil Material Galian C, Camat Sulamu Ingatkan Pengusaha Jangan Picu Kemarahan Warga

Camat Sulamu, Adriel Abineno mengingatkan para pengusaha untuk tidak boleh "menggaruk" galian C untuk sementara waktu di Sungai Noelbiboko.

Ambil  Material Galian C, Camat Sulamu Ingatkan Pengusaha Jangan Picu Kemarahan Warga
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Dialog bersama antara warga Oeteta dan camat Sulamu beberapa waktu lalu. 

POS-KUPANG.COM | SULAMU - Camat Sulamu, Adriel Abineno mengingatkan para pengusaha untuk tidak boleh "menggaruk" galian C untuk sementara waktu di Sungai Noelbiboko. Pasalnya, saat ini ada silang pendapat antara warga Oeteta dan Pariti soal pengambilan material di sungai tersebut.

Camat Adriel Abineno kepada POS- KUPANG.COM, Minggu (20/1/2019) menyayangkan perihal pengusaha yang saat ini sudah mengerahkan truk untuk mengangkut material galian C di sungai yang masih dalam perseteruan bersama antar warga.

Masalah ini muncul karena adanya ketidakpuasan warga soal pengambilan material yang beberapa waktu lalu warga Oeteta bereaksi keras. Atas permasalahan ini, kata Adriel, dirinya turun menenangkan warga Oeteta agar tidak menciptakan kekisruan.

Bupati Nagekeo Bersihkan Sampah di Kota Mbay, Begini Pesannya Kepada Warga Kota

"Saya yang turun lokasi untuk tenangkan warga Oeteta. Lalu saya minta bahwa masalah ini akan dilaporkan ke bupati dan itu sudah saya sampaikan. Tapi kalau sekarang pengusaha turun lagi padahal sudah dikasitahu untuk tahan diri, maka saya tidak mengerti lagi. Saya harapkan pengusaha jangan ciptakan hal baru lagi antar warga karena persoalan ini tengah diupayakan penyelesaiannya," kata Adriel.

Pimpin STKIP Nusa Bunga Floresta di Mbay, Begini Cerita Sang Pendiri Ramdan Hidayat

Sebelumnya Kepala Desa (Kades) Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang menyayangkan sikap pengusaha bangunan. Pasalnya, pengusaha tidak mengindahkan kesepakatan bersama antara warga Desa Oeteta dan Pariti bahwa selama persoalan tapal batas mengenai area galian C belum diselesaikan maka pengambilan galian dipending.

Namun faktanya, pengusaha memobilisasi kendaraan truk mengangkut galian C di Sungai Noelbiboko yang disengketakan.

Kepala Desa Oeteta, Yakob Tafae kepada POS- KUPANG.COM, Senin (14/1/2019) menjelaskan, terkait masalah galian C yang dipermasalahkan antara warga Desa Oeteta dan Desa Pariti beberapa waktu lalu sempat terjadi ketegangan.

Aparat Satpol PP Kabupaten Kupang dan Camat Sulamu langsung turun tangan menenangkan warga. Saat itu disepakati bahwa selama masalah ini belum dituntaskan maka pengambilan galian C ditunda sementara waktu.

"Tapi tadi pengusaha turunkan kendaraan truk ambil galian C. Warga sempat marah tapi saya tahan. Saya minta supaya pengusaha jangan dulu ambil galian karena masalah ini sudah dilaporkan ke pak bupati," katanya.

Camat Sulamu, Adriel Abineno mengatakan, persoalan pengambilan galian C itu sudah disampaikan kepada pengusaha untuk tidak boleh diambil dulu. Pihaknya sudah menfasilitasi pertemuan terkait masalah ini dan telah menyampaikan ke Bupati Kupang.

"Persoalannya Desa Pariti belum ada pejabat definitif. Sekarang masih pelaksana tugas yang kewenangan terbatas makanya belum bisa diselesaikan. Makanya saya sampaikan supaya masing-masing pihak tahan diri dulu," kata Adriel beberapa waktu lalu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved