Berita Sumba Tengah

Pesan Bupati Paul Limu Pengelolaan APBD Harus Menyentuh Kebutuhan Dasar

Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu, mengingatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah

Pesan Bupati Paul Limu Pengelolaan APBD Harus Menyentuh Kebutuhan Dasar
pos kupang.com/petrus piter
Bupati Sumba Tengah, Drs. Paul K Limu 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu, mengingatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah itu agar dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Pesan Bupati Paul disampaikan saat melaunching dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Organisasi Perangkat Daerah (DPA) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah Tahun Anggaran 2019 serta Rapat Koordinasi dan Evaluasi PAD Kabupaten Sumba Tengah di Aula Kantor Bupati Sumba Tengah, Kamis (10/1/2019).

Dalam siaran pers yang dikirim Umbu Kala Opung, staf Humas Pemkab Sumba Tengah kepada Pos Kupang, Jumat (18/1/2019), Bupati Paul menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kerja keras Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah berupaya maksimal sehingga dokumen DPA dapat dikerjakan dengan baik serta diselesaikan sesuai dengan target.

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumba Tengah mewakili OPD lainnya menerima secara simbolis dokumen DPA yang diserahkan oleh Bupati Sumba Tengah, disaksikan Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa, para staf ahli, para asisten serta pimpinan OPD lainnya.

"Saya tegaskan kepada setiap OPD agar dalam pengelolaan APBD supaya berpedoman pada regulasi yang ada. Khusus dinas-dinas teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Tanaman Pangan, Pertanian dan Perkebunan, Dinas Pariwisata dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk menyiapkan rincian kebutuhan yang menyentuh langsung pada pelayanan kebutuhan dasar masyarakat dan pelayanan publik serta disesuaikan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dan RPJMD Pemerintah Provinsi NTT," pesan Bupati Paul.

Terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati Paul mengatakan, pimpinan OPD harus berkomitmen menggunakan potensi yang ada untuk meningkatkan PAD. Banyak cara yang harus dilakukan untuk meningkatkan PAD.

Bupati memberikan contoh sederhana seperti retribusi lahan parkir di rumah sakit. "Jika ada keluarga pasien yang dirawat selama 2-3 hari pasti mereka akan memarkirkan kendaraan di tempat parkir yang ada, di sini kita bisa mendapatkan PAD lewat lahan parkir dengan menetapkan retribusi pada kendaraan tersebut. Tentu saja retribusi yang diberikan harus sesuai dengan aturan yang ada dan masih banyak cara lain yang kita lakukan demi mendongkrak PAD kita," kata Bupati Paul. (gem)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved