Berita TTS

Kami Titip Kain Tenun untuk Menteri Desa

Ketua Komisi V DPR RI, Fary Francis, bersama Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal dari Kementerian Desa,

Kami Titip Kain Tenun untuk Menteri Desa
POS KUPANG/DION KOTA
Perwakilan masyarakat Desa Hane menyerahkan kain tenun kas TTS kepada Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk selanjutnya diserahkan kepada Menteri Desa, Eko Putro Sandjojo. 

POS KUPANG.COM, SOE -- Ketua Komisi V DPR RI, Fary Francis, bersama Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Samsul Widodo, melakukan kunjungan kerja ke Desa Hane, Kecamatan Batu Putih-TTS, Jumat (18/1/2019) pagi.

Rombongan menyempatkan diri berkunjung ke Kelompok Nekmese Feto Mone, perajin ukiran kayu di Desa Hane. Warga setempat menitipkan kain tenun khas Desa Hane untuk Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo.

Dalam kesempatan itu, Farry Francis berjanji memberikan bantuan dana stimulan senilai Rp 50 juta kepada Bumdes Desa Hane dan bantuan 10 set alat ukir lengkap kepada kelompok perajin ukiran Nekmese Feto Mone.

"Di sini ada Pak Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Nanti kita bantu dana stimulan untuk Bumdes Desa Hane biar membantu memasarkan potensi yang ada di desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk kelompok ukiran kayu, kita bantu 10 set alat ukir," ungkap Fary.

Kepala Desa Hane, Sergius Faot, mengaku senang. Pasalnya, selama ini, para perajin mengeluhkan kekurangan alat ukir. Dengan bantuan tersebut, ke depan akan semakin banyak ukiran kayu yang akan dihasilkan.

"Bantuan stimulan untuk Bumdes juga akan dimanfaatkan untuk memasarkan hasil ukiran kayu dan mengolah potensi di Desa Hane," ujar Sergius.

"Terima kasih untuk perhatian dan bantuan yang diberikan kepada kami. Kami tidak punya apa-apa untuk membalasnya. Kami titip kain tenun untuk Pak Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, " ucap Sergius.

Usai berkunjung ke Desa Hane, Fary Francis dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Bupati TTS guna bertatap muka dengan Pemda TTS.

Pada kesempatan itu, Farry Francis menyerahkan SK menteri terkait pembangunan irigasi Program Percepatan Peningkatan Tataguna Air Irigasi (P3-TAI) di TTS tahun 2019. Fary mengatakan, pada tahun 2018 terdapat 10 kegiatan P3-TAI di TTS, tahun ini naik tiga kali lipat menjadi 30 kegiatan.

Hal ini dilakukan setelah pemerintah dan Komisi V DPR RI melakukan evaluasi manfaat kegiatan P3-TAI di TTS. Ternyata mampu mendorong peningkatan hasil panen para petani, baik padi maupun sayur-sayuran. (din)

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved