Berita Kabupaten Nagekeo

Bupati Don: Jangan Ada ASN Manuver dan Berpolitik Menggagalkan Pembangunan Waduk Lambo

agar tidak boleh ada manuver dan ikut berpolitik untuk menggagalkan pembangunan waduk tersebut

Bupati Don: Jangan Ada ASN Manuver dan Berpolitik Menggagalkan Pembangunan Waduk Lambo
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana saat Apel Kesadaran di Halaman Kantor Bupati Nagekeo di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Kamis (17/1/2019). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja ikut dalam apel Kesadaran di Halaman Kantor Bupati Nagekeo, Kamis (17/12/2019).

Bupati yang akrab disapa dr. Don ini mengingatkan agar menghargai nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara.

Bupati Don juga mengatakan, ada program nasional berupa pembangunan waduk Lambok sehingga Pemda Nagekeo wajib menyukseskan pembangunan waduk tersebut.

Ia dengan tegas mengingatkan ASN dilingkup Setda Nagekeo agar tidak boleh ada manuver dan ikut berpolitik untuk menggagalkan pembangunan waduk tersebut. ASN wajib mendukung program strategis nasional itu..

"Saat ini ada program strategis nasional yaitu Waduk Lambo, ada kewajiban Bupati dan Wakil Bupati, serta seluruh ASN supaya jangan ada manuver dari dalam tubuh Aparatur Sipil Negara yang ikut berpolitik menggagalkan proyek pembangunan ini. Kita punya agenda yang sudah jadi, menjadi perhatian masyarakat," tegas Bupati Don.

Bupati Don juga mengapresiasi semua ASN dilingkup Setda Nagekeo, organisasi-organisasi serta komunitas yang peduli dengan lingkungan.

Bebas dari Penjara BTP Ahok Janjikan Sejumlah Hal Ini Pada Warga Flores NTT, Catat Janjinya.

Foto Pria 68 Tahun Tak Kenakan Pakaian, Tidur di Lantai Beredar di Medsos

Bertarung Nyawa, Mengais Untung dari Jembatan Dagemage Putus di Kabupaten Sikka

Ia juga mengajak ASN agar terus meningkatkan kinerja kedepannya dan menjadi inspirator bagi orang lain.

"Saya ucapkan terima kasih kepada ASN yang sudah ambil bagian urusan kebersihan dan sampah, mulai dari lingkungan kerja sampai tempat-tempat umum. Kita tetap bergerak ke depan tidak boleh ada yang tarik dari belakang. Terima kasih yang telah ikut menggerak organisasi-organisasi di luar kita yang ikut ambil bagian. Saya harap di tempat masing-masing kita para ASN menjadi Inisiator," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini Pemda sedang menata ulang Pasar Danga dan mengatur secara baik sehingga tidak semerawut.

"Terima kasih kepada PUPR, Pol. PP, Diskoperindag, yang sudah mulai membereskan Pasar Danga, sudah ada progres dan mendapat apresiasi masyarakat. Ini adalah good will kita dalam tahun 2019 sebagai tahun perubahan, tahun perbaikan layanan publik," ujarnya.

Ia mengatakan Jumat (18/1/2019) seluruh SKPD dibagi dalam dua kelompok untuk kerja Bakti bersama di Pasar Danga.

2.000 Pengusaha yang Tergabung dalam Hash Akan Geruduk NTT Agustus Mendatang

Natal Bersama Keluarga Maluku NTT, Viktor Laiskodat Disambut Tarian Likurai. Ini Makna Budayanya!

Debat Pertama Capres Cawapres, Prabowo Dinilai Unggul 60 : 40

"Untuk esok, Jumat, 18 Januari 2019, masing perangkat daerah dibagi dua bagian atau kelompok yaitu Kelompok satu bersihkan pasar Danga dan kelompok dua mengatur lapak-lapak di pasar, di daerah utara sejajar kantor Camat lama sampai belakang lapangan Berdikari. Lapak-lapak yang sudah dibongkar, pihak yang saya minta buat lay out bisa punya pandang yang luas untuk desain," ungkapnya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved