Berita Kota Kupang

Terkait Penataan Miras Lokal Gubernur NTT Mengaku Kalah Dari Manado

Gubernur NTT Viktor BUngtilu Laiskodat mengaku kalah cepat dari Manado terkait penataan miras lokal

Terkait Penataan Miras Lokal Gubernur NTT Mengaku Kalah Dari Manado
P0S-KUPANG.COM/ADIANA AHMAD
Para narasumber dalam Diskusi Ekonomi di Kupang, Rabu (15/1/2019). Dari kiri: Ketua Kadin NTT, Ir. Abraham Liyanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Naek Tigor Sinaga, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Rektor Undana, Prof. Ir. Frederik Benu, M.Si, Ph.D. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Pemerintah Provinsi NTT akan mengatur tata niaga miras lokal. Hal ini agar produk itu bisa bermanfaat bagi perekonomian masyarakat tanpa melanggar ketentuan yang berlaku
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam Diskusi Ekonomi di Graha Pena Kupang, Rabu (15/1/2019) mengatakan, pemerintah ingin agar miral lokal mendapat tempat.

"Kita ingin miras lokal asal NTT juga mempunyai tempat ini produk kita seperti di Manado. Bahkan kita kalah satu langkah dari Manado. Padahal kita yang lebih dahulu wacanakan ini," kata Viktor.

Ia ingin meluruskan opini di masyarakat yang seolah-olah dirinya melegalkan miras lokal.

Komodo Dibiarkan Liar Jika Pemprov NTT Kelola TN Komodo

Kajari Manggarai Barat ! Hati-Hati Menggunakan Dana Penanganan DBD Rp 1,9 Miliar

"Padahal sesungguhnya, tata niaganya yang diatur untuk memenuhi standar yang ditentukan aturan yang berlaku." katanya.

Dia menjelaskan, tata niaga yang harus diatur, mulai dari tata cara, produksi, standar alkohol, tempat penjualan hingga usia pengguna.

Ia mengatakan, miras lokal yang dilegalkan maksimum memiliki kadar alkohol 40 persen, hanya dijual di hotel-hotel bintang lima. "Tidak dijual di pinggir jalan. Pengguna harus berusia di atas 21 tahun.Kalau usia di bawah itu, tangkap," tegas Viktor.

Viktor juga mengungkapkan, miras lokal juga bisa digunakan untuk perjamuan di gereja sekaligus meningkatkan ekonomi umat.

"Kalau untuk perjamuan, kadar alkoholnya cukup lima persen. Akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi umat," kata Viktor. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved