Berita Kabupaten Lembata

Rujab Bupati Lembata Jadi Museum

lokasi itu juga lebih tepat dibangun fasilitas umum. Lebih cocok untuk museum karena saat ini Lembata belum punya gedung museum.

Rujab Bupati Lembata Jadi Museum
POS KUPANG/FRANS KROWIN
Bekas Rujab Bupati Lembata yang akan dijadikan museum. Gambar diabadikan, Rabu (16/1/2019). 

POS- KUPANG.COM| LEWOLEBA -- Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Lembata, telah dialihfungsikan oleh pemerintah kabupaten (pemkab) setempat menjadi museum dan rumah baca bagi masyarakat. Rujab yang dibangun sekitar 10 tahun lalu itu akan direnovasi dalam waktu dekat ini.

Hal ini disampaikan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur di Lewoleba, Rabu (16/1/2019). "Jadi rumah jabatan yang pernah saya tempati itu sudah dialihfungsikan menjadi museum dan rumah baca. Sementara Rumah Jabatan Bupati akan dipindahkan ke tempat lain," ujarnya.

Untuk kebutuhan museum, lanjut dia, fisik bangunannya akan direnovasi. Desain bangunan museum tersebut dibuat seperti rumah orang Lembata pada jaman dulu. Salah satunya, ialah ada ebang (lasimnya disebut lopo, Red) di museum tersebut.

Saat ini, kata Bupati Sunur, lokasi bekas rumah jabatan itu tak cocok lagi jadi rujab bupati. Selain lahannya terlalu sempit, lokasi itu juga lebih tepat dibangun fasilitas umum. Lebih cocok untuk museum karena saat ini Lembata belum punya gedung museum.

Sedangkan lokasi untuk rumah jabatan bupati dipindahkan ke tempat yang lebih strategis. Lahannya sudah ada yakni 10 hektare. Luasnya seperti itu karena di atas lahan itu akan dibangun banyak fasilitas. Ada ruang untuk joging, taman dan fasilitas lainnya.

Gary Hardwick Nikahi Nenek 72 Tahun. Di Luar Fantasi Liar saya, Almeda Benar Benar Kekasih Ideal

Bunuh Kekasihnya Pakai HP, Pria Asal Alor Terancam 7 Tahun Penjara. Pelaku Sempat Melarikan diri

Rumah jabatan itu, katanya, dibangun bukan untuk dirinya melainkan untuk bupati yang akan menggantinya pada tahun-tahun mendatang. Bangunan itu juga bisa menjadi motivasi bagi anak-anak generasi penerus untuk selalu berprestasi, siapa tahu ada yang bakal menjadi orang nomor satu di daerah ini.

"Jadi, yang namanya rujab bupati lama itu sudah dialihfungsikan menjadi museum dan rumah baca bagi masyarakat. Sebagai pengganti pemerintah telah mendapatkan lokasi baru yang sangat strategis, tak jauh dari Kantor Bupati Lembata saat ini," ujarnya.

Bila lokasi baru itu dibangun rujab, maka akan berdampak terhadap perkembangan pembangunan di sekitarnya. Tentu akan dibangun akses jalan dan masih banyak lagi. Jadi pemerintah tidak sekadar memindahkan lokasi rujab tetapi juga merangsang agar kota ini terus berkembang seperti yang diharapkan," ujar Bupati Sunur.

Dikatakannya, apa yang dilakukan pemerintah saat ini hanya untuk satu tujuan, yaitu memacu derap laju kemajuan daerah ini. Untuk itu masyarakat agar mendukungnya karena yang dilakukan saat ini untuk kepentingan daerah ini.

Intip Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 17 Januari 2019, Virgo Jangan Terjebak Hal-hal Dangkal

Pemkab Kupang Targetkan Pengiriman 2.000 Ekor Sapi ke DKI Jakarta Tahun 2019

"Saya tidak punya kepentingan lain selain memajukan daerah ini. Karena itu saya minta masyarakat agar jangan terpengaruh dengan berbagai isu provokatif. Masyarakat hendaknya mendukung pemerintah demi kepentingan daerah ini," pesan Bupati Sunur. (Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved