Pengadilan Malaysia Vonis 2 Tahun Penjara Pelaku Pembunuhan Kucing Bunting di Mesin Pengering

Pengadilan Malaysia menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada pelaku pembunuhan kucing bunting di dalam mesin pengering.

Pengadilan Malaysia Vonis 2 Tahun Penjara Pelaku Pembunuhan Kucing Bunting di Mesin Pengering
Channel News Asia
Tiga pria di Malaysia terekam memasukkan kucing ke dalam mesin pengering dan menyalakannya. Dua pria berhasil ditangkap, sementara satu lainnya masih buron. 

GOMBAK, KOMPAS.com - Pengadilan Malaysia menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada pelaku pembunuhan kucing bunting di dalam mesin pengering.

A Mohanraj ditangkap bersama dua pria lain bernama SS Satthiya dan K Ganesh di Binatu Queen, Taman Gombak Ria, pada 14 September 2018.

Mereka ditangkap setelah rekaman CCTV menunjukkan ketiga pelaku memasukkan seekor kucing bunting itu di dalam mesin pengering.

Setelah menempatkan kucing di dalam mesin, mereka menutupnya dan pergi begitu saja. Mereka kembali untuk memasukkan koin ke mesin pengering dan menyalakannya.

Bangkai kucing itu ditemukan oleh seorang pelanggan ketika hendak menggunakan mesin pengering itu. Organisasi pencinta hewan segera melaporkannya ke polisi.

Diwartakan The Star, Kamis (17/1/2019), Hakim Pengadilan Sesi Selayang Rasyihah Ghazali mengubah putusannya setelah Mohanraj mengaku bersalah.

Petugas Penuntut Departemen Hewan Selangor Roslan Mohd Isa berkata perbuatan yang dilakukan Mohanraj beserta dua pelaku lainnya sangat kejam.

"Kasus ini menjadi perhatian publik karena mereka menyiksa hewan yang tak berdaya. Perilaku seperti itu sangat tidak bisa diterima," kecam Roslan.

Mohanraj yang berprofesi sebagai sopir taksi merengek kepada Hakim Rasyihah untuk memberikan hukuman ringan karena dia sudah mengaku bersalah.

Selain itu, dia mengaku masih ada keluarga yang harus diberi makan. "Saya menyesal. Saya mohon maaf kepada publik Malaysia, dan berjanji tak akan mengulanginya," ujarnya.

Mohanraj mengaku ketika berada dalam tahanan, dia mengalami penghinaan oleh narapidana lain karena kasus yang dialaminya.

Rasyihah kemudian memerintahkan hukuman penjara atas Mohanraj mulai berlaku sejak hari pertama dia ditahan pada 14 September 2018.

(kompas.com)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved