Berita Kota Kupang Terkini

Mahasiswa Tuntut Dugaan Korupsi di Politani Kupang Segera Dituntaskan

Ketua badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pertanian (Politani) Kupang Alfonsus Wolla menuntut dugaan korupsi dana beasiswa yang terjadi

Mahasiswa Tuntut Dugaan Korupsi di Politani Kupang Segera Dituntaskan
Pos Kupang.com/Geciao Viana
Ketua badan BEM Politani Kupang Alfonsus Wolla (kiri) dan Ketua MPM Politani Kupang, Andi Laga (kanan) saat ditemui POS-KUPANG.COM di area kampus tersebut, Rabu (16/1/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana.

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pertanian (Politani) Kupang Alfonsus Wolla menuntut dugaan korupsi dana beasiswa yang terjadi pada tahun 2016 segera dituntaskan.

"Secara organisasi mewakili semua mahasiswa Politani Kupang yang menjadi korban dan dirugikan dari dugaan korupsi ini saya tegaskan kepada lembaga penegak hukum untuk menggali dan usut tuntas kasus korupsi itu," ungkapnya ketika ditemui POS-KUPANG.COM di kampus tersebut, Rabu (16/1/2019).

Menurutnya, kasus tersebut tidak boleh mengendap terlebih, lanjut Alfonsus, pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka yang berinisial K sebagai pendelolay PNPB dan A sebagai pengelola beasiswa di kampus negeri tersebut.

"Apalagi sekarang sudah status tersangka bahkan di media lain sudah menulis nama tersangka tersebut lurus-lurus. Kalau berkas Sudah di Kejaksaan Tinggi NTT harus diproses sesegera mungkin," tegas mahasiswa Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK) ini.

Dia menjelaskan, jika kasus dugaan korupsi dana beasiswa tersebut diusut lebih dalam lagi, tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan tersangka lainnya karena total uang yang dikorupsi terbilang fantastis yakni hingga Rp 2.4 milyar.

"Saya yakin jika digali dari persoalan ini pasti dapat (tersangka lainnya) karena dana ini sangat besar dan tidak mungkin dua orang yang melakukan sendiri," ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Politani Kupang, Andi Laga mengungkapkan, dirinya sangat mengharapkan pihak kepolisian dan Kejaksaan Tinggi NTT untuk menuntaskan kasus korupsi yang terjadi di lembaga pendidikan Politani Kupang.

ASN di Ende Jangan Beking Judi

"Kalau kami dari MPM berharap sepenuhnya kepada kepolisian dan Kajati NTT untuk menuntaskan kasus ini bila perlu sampai ke akar-akarnya sehingga ada efek jera," katanya.

Dirinya sangat menyayangkan tindakan oknum kampus yang melakukan korupsi dana beasiswa yang sebenarnya merupakan hak dari mahasiswa yang masuk dalam kategori tidak mampu atau miskin.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved