Berita Kabupaten Manggarai

Madona di Cibal Barat Mengeluh !  Dinas Pendidikan Manggarai Terjunkan Tim  

Dinas Pendidikan Manggarai menerjunkan tim ke SDN Madona di Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai guna memantau langsung keluhan warg

Madona di Cibal Barat Mengeluh !  Dinas Pendidikan Manggarai Terjunkan Tim   
FOTO DINAS PENDIDIKAN MANGGARAI/DOK      
TIM-Tim Dinas Pendidikan Manggarai yang diterjunkan sedang bersama para guru di SDN Madona di Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Manggarai guna mendengar keluhan fasilitas pendidikan di sekolah itu.   

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

 POS-KUPANG-COM-RUTENG-Dinas Pendidikan Manggarai menerjunkan tim ke SDN Madona di Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai guna memantau langsung keluhan warga soal keberlangsungan dan kekurangan sarana kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Tim yang dipimpin Sekertaris Dinas Pendidikan Manggarai, Frans Gero bersama Kabid SD, Herman Manehat sudah menemui pihak sekolah, Selasa (15/1/2019) pagi dan memastikan kalau pemerintah akan tetap memberikan perhatian bagi keberlangsung KBM di SDN Madona.

 Kadis Pendidikan Manggarai, Maksi Gandur bersama Sekertaris Dinas Pendidikan, Frans Gero kepada wartawan di Kantor Dinas Pendidikan Manggarai, Rabu (16/1/2019) siang menjelaskan, sejarah berdirinya SDN Madona  bermula dari tambahan ruang kelas (TRK) yang  bernaung   dibawah SDI Lenda.

Kasus Sail Komodo, Kejari Labuan Bajo Kini Fokus ke Pembiayaan Dari APBN

Diduga Terbelit Kasus Pidana ! Polisi Tahan Kades Sono

“TRK Madona mulai beroperasi pada tahun 2010. Pendirian  TRK Madona  bertujuan untuk menampung  siswa dari 3 (tiga) anak kampung  (Malip, Modo dan Nanu)  yang terletak di Desa Lenda. Madona merupakan akronim dari 3 nama kampung yakni Malip, Modo dan Nanu. Prinsip dasar  pembangunan  TRK adalah membangun ruang kelas baru/ kelas tambahan pada daerah-daerah terisolasi/daerah kantong atau kampung yang jauh dari sekolah yang sudah ada. Tujuannya dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,  khususnya untuk melayani kebutuhan pendidikan  anak usia Sekolah Dasar (SD). Jika keberadaan TRK selama beroperasi memenuhi syarat pendirian  Unit sekolah baru,maka TRK tersebut akan ditingkatkan statusnya  menjadi SD definitive,” kata Kadis Maksi.

 Ia mengungkapkan, dalam perjalanan usai berdiri, TRK Madona memenuhi syarat menjadi sebuah unit sekolah baru sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai dalam hal ini Bupati Manggarai mengeluarkan Keputusan  No. HK/330/2014 tanggal 30 September 2014 tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar  dan Menengah meningkatkan status TRK Madona menjadi SD Definitif yang diberi nama SDN Madona.

 “Sejak beroperasi sebagai TRK sampai dengan berstatus definitif, kondisi rill ruang kelas SDN Madona  sebagai berikut, pertama, jumlah rombongan belajar 6 sedangkan jumlah ruangan kelas ada 5 unit,dengan kondisi demikian maka SDN Madona mengalami kekurangan 1 ruang kelas.

Kedua,  lima ruang kelas yang ada dibangun dari 2 sumber dana yang berbeda yakni 3 ruang kelas dibangun oleh PNPM sedangkan dua ruang kelas dibangun pemerintah bersumber dari dana DAK.  

Lima  ruang kelas tersebut semuanya layak dipakai. Lima ruang kelas yang ada dilengkapi meja dan kursi siswa dan semuanya layak pakai. Ketiga, fasilitas lain WC permanen 2 unit.

Dan, keempat, SDN Madona juga sudah menikmati penerangan listrik dari PLN,” papar Kadis Maksi.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved