Berita Kota Kupang

Bupati Malaka Minta Masyarakat Rinhat Pedomani Nilai dan Filosofi Ini

jika dalam hidup sehari-hari baik dalam pemerintahan maupun kemasyarakatan, nilai dan filosofi saling mengasihi

Bupati Malaka Minta Masyarakat Rinhat Pedomani Nilai dan Filosofi Ini
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Warga Biuduk Foho, Kecamatan Rinhat mendengar arahan dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat mengunjungi wilayah Biuduk Foho, Rabu (16/1/2019). 

POS - KUPANG.COM| BETUN---Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta masyarakat agar selalu berpegang teguh dan berpedoman pada filosofi Haklaran no Hadomi Malu (saling mengasihi), Rona Malu (saling mendengarkan) dan Tulun Malu (saling menolong atau membantu).

Bupati Stef mengatakan hal itu kepada masyarakat saat bertatap muka dengan Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat Rinhat, Rabu (16/1/2019). Acara tatap muka dengan para tokoh ini dalam rangka pemekaran Kecamatan Rinhat.

Menurut Bupati Stef, jika dalam hidup sehari-hari baik dalam pemerintahan maupun kemasyarakatan, nilai dan filosofi saling mengasihi, saling mendengarkan dan saling menolong
yang dipakai, maka roda kehidupan masyarakat akan berjalan dengan baik dan sesuai kaidah dan norma yang diharapkan. Termasuk rencana pemekaran kecamatan dapat berjalan lancar sesuai rencana.

Bupati Perdana Malaka ini menuturkan, pemekaran kecamatan Rinhat menjadi dua kecamatan sudah menjadi kewajiban agar pembangunan di wilayah ini dapat dijangkau dalam segala aspek.

"Sudah diamanatkan dalam Undang-undang bahwa pemekaran kecamatan harus terdiri dari 10 desa dan wilayah Kecamatan Rinhat dengan 20 desa sudah layak dimekarkan agar pembangunan bisa menjangkau seluruh wilayah kecamatan yang topografinya berupa gunung itu," jelas mantan Kadis Kesehatan Propinsi NTT ini.

Temuan Fakta Baru di Tempat Kos Mahasiswi dan Dosen Politani Selingkuh, Mengejutkan

Gubernur Viktor Laiskodat : NTT Harus Mandiri Telor dan Daging Ayam

Dirinya mencontohkan, sejak dahulu kala untuk sampai ke Rinhat butuh waktu 2-3 jam karena melewati jalan yang berbatu-batu dan kondisinya sangat jelek. Akan tetapi sekarang ini perjalanan dari Hatimuk ke Kantor Camat Rinhat hanya membutuhkan waktu 18 menit.

Hal ini merupakan suatu perbedaan yang sangat signifikan dan bentuk perhatian sesungguhnya dari pemerintah di bawah kepemimpinan SBS-DA.

Kepada masyarakat yang hadir dalam pertemuan ini, Bupati Stef mengatakan bahwa wilayah Rinhat ini adalah daerah yang sangat kaya dan potensial. Apalagi berbatasan langsung dengan Kabupaten TTU dan TTS. Oleh karena itu, pemerintah memberi perhatian khusus.

Gary Hardwick Nikahi Nenek 72 Tahun. Di Luar Fantasi Liar saya, Almeda Benar Benar Kekasih Ideal

Bunuh Kekasihnya Pakai HP, Pria Asal Alor Terancam 7 Tahun Penjara. Pelaku Sempat Melarikan diri

"Karena kondisinya yang kaya dan potensial inikah kita tetap beri perhatian khusus untuk infrastrukturnya dan fasilitas umum lainnya seperti puskesmas dan pasar. Dan kita sudah melakukannya dengan tepat sasaran," ujarnya orang nomor satu di Malaka ini.

Hadir dalam kegiatan ini Sekda Malaka, Donatus Bere, Asisten Administrasi Umum Zakarias Nahak, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Silvester Leto, Staf Ahli dan para Pimpinan Perangkat Daerah. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas/Herryklau/kominfo malaka)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved