Berita Kabupaten Ende

Antisipasi DBD  di Ende ! Petugas Dinas Kesehatan Lakukan Fogging

engantisipasi serangan DBD agar tidak meluas Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melakukan foging focus pada daerah-daerah yang merupakan tempat terjadinya

Antisipasi DBD  di Ende ! Petugas Dinas Kesehatan Lakukan Fogging
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Foging/Dinkes Ende Melakukan Foging Mengantisipasi Penyakit DBD, Kamis (17/1/2019). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Untuk mengantisipasi serangan DBD agar tidak meluas Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melakukan foging focus pada daerah-daerah yang merupakan tempat terjadinya serangan DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr Munafatma mengatakan hal itu melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Sislaus Bendu, Kamis (17/1/2019) di Ende.

Pelaksanaan foging focus memang dilakukan pada daerah-daerah yang sudah terkena serangan DBD guna mengeliminasi serangan DBD agar tidak meluas,ujar Sislaus.

Sislaus mengatakan bahwa berdasarkan pemetaan kasus DBD berdasarkan tempat kejadian terlihat bahwa hampir semua wilayah dalam wilayah Kota Ende masuk dalam kategori rawan penyakit DBD yang meliputi empat kecamatan yakni, Ende Timur dan Ende Tengah juga Ende Utara serta Ende Selatan.

“Untuk dalam Kota Ende tidak ada satu kecamatan yang bebas dari penyakit DBD karena hampir semua wilayah terkena DBD. Oleh karena itu kita minta kesiapan masyarakat untuk mengantisipasi penyakit DBD dengan menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing agar nyamyuk DBD tidak berkembang,”kata Sislaus.

Pemilu di Ende ! Jumlah DPT Sebanyak 168.266

Alasan wilayah Kota Ende rentan terjadi penyakit DBD ujar Sislaus karena wilayah tersebut padat dengan permukiman warga sehingga memungkinkan nyamuk dapat berkembang lebih cepat terutama melalui wadah penyimpan air yang memang saat ini banyak terdapat di Kota Ende.

Cara yang paling aman dan efektif mengantisipasi perkembangan penyakit DBD ujar Sislaus adalah dengan pendekatan 3 M yakni Menguras dan Menutup serta Mengubur media penyalur penyakit DBD terutama bak air dan juga pot bunga maupun kaleng-kaleng bekas. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved