Berita Kabupaten Ende

Kasatker PJN IV Provinsi NTT ! Masyarakat Ende Diminta Jangan Ganggu Tebing

Masyarakat yang menghuni di sepanjang ruas Jalan Nasional antara Kabupaten Ende dan Sikka diminta untuk tidak menggangu tebing di sepanjang jalan

Kasatker PJN IV Provinsi NTT ! Masyarakat Ende Diminta Jangan Ganggu Tebing
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kasatker PJN IV Provinsi NTT, Agustinus Juarto. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Masyarakat yang menghuni di sepanjang ruas Jalan Nasional antara Kabupaten Ende dan Sikka diminta untuk tidak menggangu tebing di sepanjang jalan tersebut karena berpotensi terjadi longsoran karena ketidakstabilan tebing pasca ditambang.

Satker Pembangunan Jalan Nasional IV Provinsi NTT Balai Pelaksana Jalan Nasional X-Kupang, Agustinus Juarto mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Rabu (16/1/2019) di Ende.

Pria yang akrab dipanggil Junto mengatakan bahwa saat ini marak terjadi kegiatan penambangan material di sepanjang ruas Jalan Nasional antara Ende dan Kabupaten Sikka yang dilakukan oleh oknum warga yang menghuni di sepanjang ruas jalan tersebut.

Pelaksanaan penambangan tersebut menurut Junto dapat menggangu kestabilan tebing karena dapat berakibat terjadinya longsoran.

Wakapolda NTT Sambut Pasukan OPS Amole III dari Papua! Ini Wujud Penghargaan Kesatuan

Mengaku Pusing, Ini Kondisi Terkini LL Dosen Selingkuh Yang Terus Saja Minta Maaf Atas Kasusnya

“Kita kerap menegur agar mereka (warga-red) tidak menggali atau mengorek tebing yang ada. Saat ditegur warga lalu menghentikan aktifitasnya namun setelah kita pergi warga kembali menambang tebing yang ada,”kata Junto.

Menurut Junto semestinya warga sadar bahwa kegiatan penambangan tersebut tidak saja membahayakan diri sendiri namun juga orang lain atau para pengguna jalan.
“Saat ini sedang memasuki musim hujan ketika tebing diganggu dengan kegiatan tambang maka hal itu rentan terjadi longsoran,”kata Junto. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved