Berita Kabupaten Kupang

Petani Kupang Diharapkan Tidak Gelisah, Stok Pupuk Aman

Untuk persediaan pupuk di Kabupaten Kupang untuk urea 3.602 ton, SP36 sebanyak 392 ton, MPK 1.824 ton dan organik 226 ton.

Petani Kupang Diharapkan Tidak Gelisah, Stok Pupuk Aman
POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Distributor Pupuk wilayah Kabupaten Kupang, Imanuel Polin

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I OELAMASI - Petani di wilayah Kabupaten Kupang diharapkan tidak gelisah terkait ketersediaan pupuk. Semua jenis pupuk saat ini aman dan jika diperlukan, maka harus melalui kelompok tani dengan menyertakan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan foto kopi KTP ketua kelompok.

Untuk persediaan pupuk di Kabupaten Kupang untuk urea 3.602 ton, SP36 sebanyak 392 ton, MPK 1.824 ton dan organik 226 ton.

Distributor tunggal Pupuk Kaltim dan Petrokimia Wilayah Kabupaten Kupang, Imanuel Polin menyampaikan hal ini kepada wartawan di Oesao, Senin (14/1/2019).

Imanuel menjelaskan, selama ini ada pihak-pihak tertentu menyebar informasi terkait kelangkaan pupuk.

Terhadap informasi menyesatkan itu, selaku distributor tunggal di daerah ini dirinya perlu meluruskan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah para petani.

Untuk stok pupuk, katanya, sangat aman untuk semua jenis sehingga petani tidak perlu cemas.

Memang untuk mendapatkan pupuk tidak bisa orang per orang, tetapi melalui kelompok tani dimana menyertakan RDKK dan foto kopi KTP ketua kelompok.

"Untuk stok pupuk semua jenis sekarang ini sangat aman. Kita siapkan pupuk subsidi dan non subsidi. Kita minta supaya ketika ambil pupuk harus bawa RDKK dan foto kopi KTP ketua kelompok. Ini guna menghindari penyimpangan. Maksud RDKK itu supaya kita tahu kebutuhan anggota kelompok," katanya.

Tentang adanya penimbunan pupuk, Imanuel menepisnya. Setiap pengecer memang diimbau untuk menyiapkan stok pupuk kebutuhan seminggu. Jika sudah kosong maka segera konfirmasi ke distributor untuk dikirim ke pengecer bersangkutan.

Pihaknya tetap memantau ke lapangan guna memastikan apakah kebutuhan pupuk buat petani tersalurkan atau tidak.

Menurutnya, ketersediaan pupuk semua jenis saat ini mencukupi. Dia merincikan, pupuk urea 3.602 ton, SP36 sebanyak 392 ton, MPK 1.824 ton dan organik 226 ton. Soal harga, untuk urea Rp 90.000/karung, Za Rp 70.000/karung, SP36 Rp 100.000/karung, NPK Rp 115.000/karung dan organik Rp 20.000.

"Sekali lagi saya sampaikan untuk pupuk tidak ada masalah. Memang untuk subsidi sesuai ketentuan diberikan untuk petani yang lahannya 2 hektar, sedangkan untuk lahan di atas 2 hektar menggunakan pupuk non subsidi," katanya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved