Berita Kabupaten Lembata

Keluarga Rote Ndao Kunjungi Panti Asuhan ! Ini yang Dilakukan

Sekitar 50 warga yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Rote Ndao Lembata di Lewoleba mengunjungi Panti Asuhan Eugene Smith di Lamahora,

Keluarga Rote Ndao Kunjungi Panti Asuhan ! Ini yang Dilakukan
Kupang.com/Frans Krowin
Pengurus Ikatan Keluarga Rote Ndao di Lembata saat berada di Panti Asuhan Eugene Smith Lamahora, Lewoleba-Lembata, Minggu (13/1/2019) petang. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Sekitar 50 warga yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Rote Ndao Lembata di Lewoleba mengunjungi Panti Asuhan Eugene Smith di Lamahora, Minggu (13/1/2019) petang. Anjangsana itu sebagai wujud berbagi kasih dengan anak-anak panti tersebut.

"Tahun ini kami berbagi kasih dengan anak-anak di panti asuhan. Ini sebagai tanda cinta kami kepada anak-anak di tempat ini. Bingkisan yang kami bawa ini sebagai wujud dari rasa hati kami untuk saling berbagi dengan sesama," ujar Ketua Paguyuban Rote Ndao di Lembata, Wilson T Ndolu saat menyapa anak-anak dan pengurus panti tersebut petang tadi.

Dikatakannya, meski kunjungan itu hanya sebagai anjangsaja, tetapi apa yang dilakukan tersebut merupakan tanda kasih kepada anak-anak di panti tersebut. Kunjungan itu sebagai pengganti acara Natal Bersama tahun ini.

Pada kesempatan itu, Ndolu mengatakan, kado Natal yang dibawa tersebut, mungkin nilainya tak seberapa atau jauh dari yang diharapkan. Namun apa yang diberikan itu tulus dari hati. Pihaknya berharap agar pengelola dan pengurus serta anak-anak panti menerimanya dengan rasa syukur kepada Tuhan.

Hari ini Senin 14 Januari 2019, Nasib Dosen Bergelar Doktor yang Selingkuhi Mahasiswinya Ditentukan

"Apa yang kami bawa ini mungkin tidak ada artinya. Tapi hanya ini yang bisa kami berikan kepada anak-anak. Kami minta maaf karena baru kali ini kami datang atau berkunjung setelah panti asuhan ini berusia 17 tahun," ujar Ndolu.

Sementara itu, pengelola Panti Asuhan Eugene Smith Lamahora, Silvester Wutun, mengatakan, saat ini jumlah anak-anak di tempat tersebut sebanyak 49 orang. Anak-anak itu berasal dari berbagai tempat di Kabupaten Lembata.

Ada anak yang berasal dari Kedang, Ile Ape, Lebatukan, juga dari Atadei, Wulandoni dan dari Kecamatan Nagawutun. Anak-anak itu umumnya berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dan, setelah berada di panti tersebut, anak-anak itu dididik dengan kasih sayang sehingga mereka tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya.

Silvester juga menyebutkan, dulu anak-anak di panti itu sebanyak 89 orang. Dari jumlah itu, sebagian di antaranya sudah hidup mandiri. Umumnya mereka telah bekerja sebagai polisi, pedagang dan pegawai. Bahkan saat ini ada yang sedang melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

"Kesuksesan yang sudah diraih itu menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar. Makanya anak-anak di panti ini kami mendidik untuk disiplin dalam semua hal. Disiplin itu sebagai bekal untuk meraih sukses pada hari-hari yang akan datang," 

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved