Berita Kabupaten Sikka

Ini   Rekomendasi  Seminar Forkoma  Maumere

merekomendasikan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Keuskupan Maumere, pertama berkolaborasi menumbuhkembangkan semangat nasional

Ini   Rekomendasi  Seminar Forkoma  Maumere
 POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Bupati  Sikka,  Roby Idong,   berbicara dalam seminar dan perayaan natal bersama Forkoma  PMKRI Maumere, Jumat malam  (11/1/2019)   di Aula  Nawacita Unipa  Maumere, Pulau  Flores,  Propinsi  NTT.   

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Eugenius Moa

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE---Seminar  Nasional diselenggarakan Forum Komunikasi Alumni  (Forkoma)  PMKRI   Maumere  di  Pulau Flores, Propinsi NTT, Jumat  (11/1/2018)  malam  merekomendasikan empat  hal   utama.

Kegianta  menghadirkan   pembicara  Pastor Moderator  Forkoma Maumere,  Pater  Hubert Thomas Hasulie, MA,  Rektor  Unipa  Maumere, Dr. Ir. Angelinus   Vincentius,  M.Si, dan Ketua   Forkoma PMKRI  Cabang Maumere, Drs. Bernadus   Teng Karwayu dipandu  Dr.Gery Gobang,S.Fil,M.A.

Dari   seminar ini merekomendasikan kepada pemerintah  pusat, pemerintah  daerah dan  Keuskupan Maumere,  pertama   berkolaborasi  menumbuhkembangkan semangat   nasionalisme di  tengah   kehidupan bernegara dan  menggereja  melalui  peningkatan  dialog,   internal umat beragama  terutama generasi muda.

Meningkatkan dialog antartokoh agama. Meningkatkan kerjasama antarumat beragama  menyukseskan hari-hari besar keagamaan  masing-masing.   Meningkatkan akses pendidikan  bagi masyarakat  terutama  masyarakat miskin sampai  jenjang pendidikan tinggi.

Kedua,  meningkatkan pemberdayaan ekonomi rakyat atau  umat  melalui proses  ideologisasi  kepada rakayat dan  umat   gereja  untuk yakin dan bekerja  terus-menerus  demi  terpenuhinya  hak-hak dasar. Pemberdayaan ekonomi rakyat  atau umat   yang benar-benar membutuhkan. Pemberdayaan  ekonomi  rakyat  berbasis  rumah  tangga menuju  kemandirian  umat,   sehingga  banyak ‘susu  dan  gandum’   yang dapat dinikmati  oleh  rakyat  Sikka.

Ketiga, peningkatan  pembinaan  generasi muda melalui alokasi dana APBD dan APBN  untuk kaderisasi  ormas kepemudaan  di setiap paroki dan lingkungan  secara rutin. Segera  berkolabotrasi menerbitkan modul kaderisasi.

Keempat kebijakan pengembangan sumber daya manusia  di  lembaga pendidikan tinggi  melalui  penyediaan balai  latihan dan ketrampilan untuk pengembanngan   karya-karya   pemuda   dan masyarakat secara  umum. Peningkata kualitas  warga kampus,   yang adalah kader gereja   lewat pengembangan pendidikan    yang berkarakter, pendidikan yang melek teknologi,  pendidikan  idiologi  kebangsaan dan  keagamaan. Peningkatan status Unipa menjadi   pergurian  tinggi  negeri.

Kelima,  Forkoma dan segenap  kader gereja siap mendukung, mengawal  dan mengawasi  jalanya penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten  Sikka dalam  pemenuhan  hak-hak dasar   masyarakat.  *

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved