Berita Kabupaten Manggarai Barat

Hujan Guyur Manggarai Barat ! Debit Air PDAM Bertambah Jadi 8 Liter Per Detik

Walaupun hujan hanya guyur pada saat-saat tertentu, namun empat sumber mata air yang digunakan PDAM mengalami peningkatan volume.

Hujan Guyur Manggarai Barat !  Debit Air PDAM Bertambah Jadi 8 Liter Per Detik
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Endo. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Hujan yang mengguyur Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sejak Bulan November 2018 lalu hingga Januari 2019 ini, berpengaruh baik bagi debit air PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo.

Walaupun hujan hanya guyur pada saat-saat tertentu, namun empat sumber mata air yang digunakan PDAM mengalami peningkatan volume.

"Memang penambahan debit air tidak signifikan tetapi cukup baik karena tidak seburuk saat musim kemerau yang lalu," kata Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Endo.

Dia menyampaikan itu kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (11/1/2019).
Empat mata air yang debitnya bertambah itu yakni Wae Cecer di Melo, Kali Wae Moto, Wae Kaca dan Wae Mbaru. Sedangkan sumber air dari Wae Mese selalu stabil.

Kapasitas terpasang atau potensi ketersediaan debit air di Wae Cecer normalnya 10 liter per detik. Saat ini 8 liter per detik. Waktu musim kemerau kali lalu 5 liter per detik.

Pemprov NTT Diminta Segera Tetapkan Biaya Masuk ke TNK

Kali Wae Moto kapasitas terpasangnya 8 liter per detik. Saat ini normal yaitu 8 liter per detik. Saat musim kemerau sebelumnya 2 liter per detik.

Wae Kaca kapasitas terpasang 5 liter per detik. Saat ini 4 liter per detik sedangkan pada musim kemerau kali lalu 3 liter per detik.

Wae Mbaru kapasitas atau normalnya 7 liter dan saat ini normal 7 liter per detik. Saat kemerau kali lalu 4 liter per detik.

Wae Mese sejak musim kemerau hingga saat ini tetap normal 40 liter per detik.
Menurut Aurelius, bila curah hujan meningkat maka semua sumber mata air akan normal sesuai kapasitasnya.

Hal itu tentu berpengaruh positiv bagi suplai air PDAM ke para pelanggan.
Pelanggan PDAM di kota pariwisata itu mengaku suplai air memang membaik tetapi belum maksimal.

"Memang aliran air PDAM saat ini lebih baik dari tiga bulan sebelumnya tetapi belum maksimal karena kadang-kadang mati," kata Irmawan.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved