Berita Kabupaten Sikka Terkini

Tipikor  Incar Dugaan Penyelewengan Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD  Sikka

(Tipikor) Polres Sikka engincar kasus dugaan penyelewengan dana tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Sikka

Tipikor  Incar Dugaan Penyelewengan Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD  Sikka
Pos Kupang.com.Eugenius Moa
 AKP Heffri  Dwi Irawan,S.H, S.IK.   

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Eugenius Moa

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Penyidik  tindak pidana korupsi (Tipikor) Kepolisian  Resort  Sikka  di  Pulau  Flores, Propinsi NTT mengincar kasus  dugaan penyelewengan dana   tunjangan  perumahan dan  transportasi  anggota   DPRD  Sikka.

Pengumpulan keterangan (Pulbaket) dilakukan penyidik  Tipikor  melakukan  tahapan  hukum selanjutnya.

“Sedangkan  kami lakukan  pulbaket. Kami   juga  tunggu perkembangan informasi  ini  lebih lanjut.   Dana   tunjangan ini   cukup  ramai dibicarakan,”  ujar  Kepala  Satuan  Reserse dan Kriminalitas  (Reskrim) Polres Sikka, AKP  Heffri  Dwi  Irawan,S.H, S.IK, kepada  POS-KUPANG.COM, Kamis    (10/1/2019) di  Maumere.

Istri Sedang  Mencuci  Pakaian! Dipukul Suami hinnga Masuk  Baskom Cucian

Mutasi Pejabat Pemkot Kupang Ditunda Lagi Minggu Depan ! Ini Alasannya

Ia   tidak  memastikan sampai  kapan pulbaket  ini  diakukan. Penyidik mengumpulkan informasi yang sebanyak  mungkin dari  berbagai  pihak.

Dana  tunjangan  perumahan dan  transportasi ini menjadi polemik yang alot  DPRD dengan  Bupati  Sikka, Fransiskus Roberto  Diogo,  dalam pembahasan RAPBD  2019  bulan Desember  2018.

DPRD  bersikukuh  menerapkan  tunjangan perumahan dan  transportasi merujuk Perbup Nomo  45  Tahun 2017 tentang  Perubahan atas  Perbup Nomor 35  Tahun  2017  tentang Harga  Satuan Barang dan  Biaya Tahun  Anggaran    2017. Besaran  tunjangan perumahan  Rp 10/bulan  dan  tunjangan  transportasi  Rp 12,5  juta/bulan.

Bupati   Sikka  menyatakan menerapkan Perbup Nommor  33  Tahun 2018  tentang  Harga  Satuan Barang dan Biaya   tahun anggaran 2019. Besaran  tunjangan   perumahan turun  dari  Rp 10  juta/bulan menjadi  Rp 6.250.000/bulan, sedangkan tunjangan  transportasi  turun Rp 12,5 juta/bulan Rp 9  juta/bulan. *)

 

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved