Berita NTT Terkini

BPJS Kesehatan Tetap Bermitra dengan Rumah Sakit di NTT

BPJS Kesehatan sempat menghentikan kemitraan dengan sejumlah rumah sakit di Indonesia per 1 Januari 2019 lantaran rumah sakit tersebut belum menganton

BPJS Kesehatan Tetap Bermitra dengan Rumah Sakit di NTT
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
SERTIFIKAT--Sertifkat Akreditasi Untuk RSPP Betun 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG-BPJS Kesehatan sempat menghentikan kemitraan dengan sejumlah rumah sakit di Indonesia per 1 Januari 2019 lantaran rumah sakit tersebut belum mengantongi akreditasi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr Fauzi Lukman ketika ditemui Pos Kupang, Rabu (9/1/2019) menjelaskan BPJS Kesehatan Cabang Kupang tetap menjalin kemitraan dengan 16 rumah sakit yang memang selama ini sudah bermitra dengan BPJS Kesehatan. Dari jumlah ini, 11 rumah sakit berada di wilayah Kota Kupang dan sisanya ada di kabupaten lain di NTT.

"Yang tahun lalu menjadi mitra kami per 1 januari 2019 ini tetap menjadi mitra kami juga," katanya.

Berdasarkan Permenkes 99 Tahun 2015, jelasnya, semua rumah sakit diharuskan per 1 januari 2019 sudah harus terakreditasi sebagai syarat untuk menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam hal pelayanan pasien JKN-KIS.

Pihaknya sendiri, atas dasar pertimbangan kantor pusat, juga sudah melakukan telaah kebutuhan rumah sakit di NTT sehingga 16 rumah sakit di NTT tetap bermitra dengan BPJS Kesehatan Cabang Kupang tahun ini.

Tujuan dari akreditasi rumah sakit ini, lanjut dr Fauzi, dalam rangka melakukan indikator minimal pelayanan di rumah sakit. Selain itu juga bertujuan untuk memberi proteksi kepada para pegawai di rumah sakit.

"Tujuan awalnya supaya pelayanan itu terstandar. Juga buat tenaga kesehatan ada standarnya juga.

Selingkuh Oknum Dosen di Kupang, Anak Curiga Belakangan Ini Ayahnya Sering Pulang Malam

Lebih lanjut, ia menguraikan tanggal 4 Januari 2019 dengan pertimbangan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan, sejumlah rumah sakit yang sempat diberhentikan karena masalah akreditasi kini tetap menjadi mitra BPJS Kesehatan. Dengan catatan, rumah sakit yang belum terakreditasi diberi waktu selama enam bulan hingga Juni 2019 untuk mengurus tuntas akreditasi tersebut.

Ia merincikan, dari 16 rumah sakit di NTT yang bermitra dengan BPJS Kesehatan Cabang Kupang, hanya ada 3 rumah sakit di luar Kota Kupang yang belum terakreditasi.

"Tapi sudah ada komitmen bersama juga untuk segera rumah sakit itu mengurus akreditasi," paparnya.

Sejumlah rumah sakit yang sempat diberhentikan kerja samanya termasuk RSUD Bajawa, diputuskan untuk tetap bermitra dengan BPJS Kesehatan dengan tenggat waktu enam bulan mengurus akreditasi.

Gempa Bumi 5.2 SR Guncang Sumba Tengah, NTT Warga Wangapu Sangat Merasakan Goyanganya

Sebagai kepala BPJS Cabang Kupang, ia berharap rumah sakit yang belum terkareditasi bisa segera mengurus akreditasi untuk jangka waktu enam bulan ini.
"Pertambahan waktu enam bulan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai bulan Juni pun belum diurus."

Menurutnya, jika dari pusat melihat tidak ada keseriusan dari pihak rumah sakit dalam mengurus akreditasi maka ditakutkan BPJS Kesehatan akan menghentikan kerja sama dengan rumah sakit tersebut.

Kementerian Kesehatan sendiri sudah bersurat kepada sejumlah rumah sakit untuk segera mengurus akreditasi. "Waktu enam bulan ini harus dioptimalkan dengan baik," pungkasnya. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved