Berita Kabupaten Lembata Terkini

Anggota Dewan di Lembata Habiskan Biaya Perjalanan Dinas Rp 9 Miliar Lebih Selama Tahun 2018

Sepanjang tahun 2018, DPRD Lembata telah menghabiskan biaya perjalanan sekitar Rp 9 miliar lebih untuk pelbagai kegiatan.

Anggota Dewan di Lembata Habiskan Biaya Perjalanan Dinas Rp 9 Miliar Lebih Selama Tahun 2018
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Sekretaris DPRD Lembata, Burhan Kia 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Sepanjang tahun 2018, DPRD Lembata telah menghabiskan biaya perjalanan sekitar Rp 9 miliar lebih untuk pelbagai kegiatan. Biaya tersebut lebih banyak untuk agenda ke Jakarta serta kota-kota lain, termasuk Kota Kupang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPRD Lembata, Burhan Kia, ketika ditemui POS- KUPANG.COM, sebelum diperiksa penyidik tipikor Polres Lembata, Kamis (10/1/2019).

"Selama tahun 2018, biaya perjalanan dinas dan lainnya di Dewan sekitar Rp 9 miliar. Dana itu untuk bimtek, konsultasi perda dan agenda penting lainnya.

Tunggakan BPJS Kesehatan Cabang Ende Mencapai Rp 7,1 Miliar, Ada Pada Pemegang Kartu Ini

Untuk biaya sekali jalan ke Jakarta, misalnya, satu anggota Dewan itu dialokasikan sekitar Rp 20 juta. Uang itu untuk biaya transportasi dari Lewoleba sampai Jakarta (pp), transportasi lokal selama di Jakarta, biaya penginapan dan konsumsi. Uang itu juga sudah termasuk uang saku Rp 2,5 juta per orang per hari.

"Untuk sekali jalan, uang saku tiap anggota Dewan itu Rp 2,5 juta per hari. Itu belum termasuk biaya lainnya seperti akomodasi dan transportasi. Dan yang paling besar adalah biaya perjalanan karena menggunakan armada penerbangan," urai Burhan.

119 Guru SMP di Manggarai Bedah Standar Kelulusan dan Susun Soal Try Out

Setiap keberangkatan anggota Dewan, lanjut dia, menggunakan penerbangan. Meski selalu terbang tapi anggota Dewan tidak boleh menggunakan kelas bisnis. Hanya dibolehkan untuk duduk di kelas ekonomi. "Itu sesuai aturan yang sudah ditetapkan," ujar Burhan.

Perjalanan anggota Dewan itu ada beberapa item, diantaranya untuk bimbingan teknis (bimtek), konsultasi peraturan daerah (perda) dan lain-lain. Dari semua jenis perjalanan dinas itulah dalam satu tahun anggaran seperti tahun 2018, dana yang dihabiskan mencapai Rp 9 miliar lebih.

Mengenai gaji yang diterima anggota Dewan setiap bulan, dia mengatakan, untuk gaji pokok Rp 1,4 juta per orang per bulan. Selebihnya adalah tunjangan. Olehnya setiap bulan anggota DPRD Lembata mendapat gaji sekitar Rp 26 juta per orang. Jumlah itu termasuk tunjangan perumahan sekitar Rp 8 juta lebih dan tunjangan transportasi dengan besaran yang hampir sama.

"Kalau tunjangan hari raya, anggota Dewan itu hanya dibayar Rp 1,4 juta per orang. Karena yang dibayar itu hanya gaji pokoknya saja. Sedangkan untuk gaji setiap bulan, mereka mendapat gaji sekitar Rp 26 juta," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved