Berita Nasional

Pesta Pernikahan Berantakan Gara-Gara Wedding Organizer Atau EO Pernikahan Kabur, Tamu Tak Makan

Satu per satu tamu disalami sambil bilang maaf tak ada makanan, memang suasananya sangat sedih. Wedding Organizer (WO) kabur tak ada kabar.

Pesta Pernikahan Berantakan Gara-Gara Wedding Organizer Atau EO Pernikahan Kabur, Tamu Tak Makan
thinkstock
Ilustrasi Pernikahan - Pesta Pernikahan Berantakan Gara-Gara Wedding Organizer Atau EO Pernikahan Kabur, Tamu Tak Makan. 

Sepasang pengantin yang menikah di gedung Sukaria, kawasan IBA Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (6/1/2019) lalu, merasa malu lantaran tamu undangan tidak makan karena tak disediakan oleh pihak wedding organizer (WO).

Kejadian itu diungkapkan oleh Soleh, selaku pengelola gedung Sukaria, saat dikonfirmasi, Senin (7/1/2019).

Soleh menjelaskan, perusahaan wedding organizer (WO) berinisial "MGD" memesan gedung pada Oktober 2018 lalu dengan membayar uang muka sebesar Rp 10 juta, untuk pernikahan Ang dan calon suaminya.

Uang muka itu dibayarkan langsung oleh Riy selaku pengelola WO MGD.

Dia menyebutkan, sisa uang gedung dibayar langsung oleh Riy sendiri.

Soleh melanjutkan, pada saat acara resepsi berlangsung, mendadak pihak keluarga Ang menjadi risau lantaran Riy sebagai pemesan gedung tak datang ke lokasi untuk membawa makanan bagi para tamu undangan.

Sebagai pengelola gedung, Soleh sempat memberikan solusi dengan membeli nasi bungkus untuk tamu undangan. Namun, tak ada satu pun rumah makan yang sanggup menyediakan 500 nasi bungkus.

"Makanan di gedung ada, tapi sudah dipesan orang di hari yang sama," kata Soleh.

Susana sedih bercampur malu pun menyelimuti raut wajah Ang. Seluruh tamu undangan, menurut Soleh, terlihat empati dengan apa yang dirasakan pengantin.

"Satu per satu tamu disalami sambil bilang maaf tak ada makanan, memang suasananya sangat sedih. Selama saya mengelola gedung, baru kali ini ada kejadian tamu undangan tak makan. Pengantin juga menangis, tidak bisa apa-apa lagi. Karena ada 800 undangan yang datang, kami ikut prihatin," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved