Berita Kupang

Ketua RT Bunuh Selingkuhan Istri, Pengakuan Istri, 3 Tahun Selingkuh dan Hasilkan 1 Anak

Perempuan berusia 40 tahun ini tak mengira jika Nimbrot bakal menghabisi selingkuhannya, Irfan Stefanus Boisala.

Ketua RT Bunuh Selingkuhan Istri, Pengakuan Istri, 3 Tahun Selingkuh dan Hasilkan 1 Anak
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Alviana Lao Lasa (40), isteri sah dari Nimbrot Lao alias Lot alias NL (44) yang menghabisi nyawa Irfan Stefanus Boisala (45) saat di Mapolsek Alak pada Senin (7/1/2019) bersama wartawan. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengakuan mengejutkan disampaikan Alviana Lao Lasa,  istri sah Nimbrot Lao alias Lot alias NL (44) ketua RT.09/RW.04 Kelurahan Naioni Kecamatan Alak Kota Kupang, NTT. 

Perempuan berusia 40 tahun ini tak mengira jika Nimbrot bakal menghabisi selingkuhannya, Irfan Stefanus Boisala.

Sebab,  mereka telah sepakat,  bahwa Alviana memilih untuk hidup dengan Irfan. 

Kepada pos-kupang.com, Senin (7/1/2019) pagi, Alviana mengungkap pengakuannya.

BREAKING NEWS: Ketua RT di Kupang Tancap Pisau ke Tubuh Selingkuhan Istrinya Pakai Pisau Sabu

Usai Tikam Selingkuhan Istri, Ketua RT Ini Serahkan Diri ke Polsek

Ketua RT Tikam Selingkuhan Istri, Berawal dari Cekcok Para Istri, Berikut 5 Faktanya!

Ditemui di Mapolsek Alak, perempuan ini mengaku sebenarnya mengharapkan suami sahnya menerima kembali setelah kasus perselingkuhannya diungkap kepada suami dan keluarga.

 “Sebenarnya saya harap dia (Nimbrot Lao) menerima saya lagi setelah saya ungkap semua saat pertemuan dengan keluarga dan tokoh masyarakat pada tanggal 3 Januari 2019 yang lalu. Tapi saat itu dia tolak saya, dia tidak mau terima saya, jadi Stefanus mau bertanggung jawab dan piara saya,” ujarnya terbata bata menyimpan emosi.

Alviana Lao Lasa (40), isteri sah dari Nimbrot Lao alias Lot alias NL (44) yang menghabisi nyawa Irfan Stefanus Boisala (45) saat di Mapolsek Alak pada Senin (7/1/2019) bersama wartawan.
Alviana Lao Lasa (40), isteri sah dari Nimbrot Lao alias Lot alias NL (44) yang menghabisi nyawa Irfan Stefanus Boisala (45) saat di Mapolsek Alak pada Senin (7/1/2019) bersama wartawan. (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)

Perempuan ini menceritakan, ia dan Nimbrot telah menikah sah pada tahun 2002 yang lalu setelah sebelumnya pada 2000 mereka melangsungkan perkawinan adat.

Anak hasil perkawinan itu lahir pada 2001 dan kini tengah duduk di kelas II SMA.

Usai memiliki anak perempuan, kehidupan perkawinan mereka berjalan normal seperti keluarga lazimnya.

Namun, keinginannya untuk memiliki anak lagi rupanya tidak mungkin kesampaian karena ada persoalan pada diri suaminya.

Halaman
1234
Penulis: Ryan Nong
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved