Berita Kabupaten Ende

Dispenduk Ende Bakar 5.429 E-KTP Invalid ! Ini Penjelasannya

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk) Kabupaten Ende memusnahkan 5.429 E-KTP invalid pekan lalu di Halaman Kantor Disependuk Kabupaten Ende

Dispenduk Ende Bakar 5.429 E-KTP Invalid ! Ini Penjelasannya
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Kepala BKDSDM Kabupaten Ende, Cons Djara 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM, ENDE---Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk) Kabupaten Ende memusnahkan 5.429 E-KTP invalid pekan lalu di Halaman Kantor Disependuk Kabupaten Ende dengan cara dibakar.

Pelaksanaan pemusnahan E-KTP tersebut disaksikan unsur kepolisian dan juga Sat Pol PP Setda Ende serta Bawaslu Kabupaten Ende.

Sekretaris Dinas Kependudukan Kabupaten Ende,Sharul Yahya mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Selasa (8/1/2019) di Ende.

Sharul mengatakan bahwa pelaksanaan pemusnahan E-KTP yang telah invalid tersebut berdasarkan perintah dari Mendagari RI melalui edarannya nomor 470.13/1176/SJ tanggal 13 Desember 2018 tentang pemusnahan E-KTP invalid tahun terbit 2011 sampai dengan 2018.

Menindaklanjuti perintah dari Mendagri ujar Sharul maka pihaknya bersama dengan unsur kepolisian serta Sat Pol melakukan pemusnahan E-KTP di Halaman Kantor Dispenduk dengan cara dibakar.

Perayaan Natal Bersama! Andre Koreh Sebut Natal Bukan Tontonan Tapi Pinta Tuntunan Tuhan

Presiden Gabon Ali Bongo Ondimba Menggagalkan Percobaan Kudeta Militer

Bahwa pelaksanaan pemusnahan E-KTP invalid dimaksudkan agar di masa mendatang E-KTP tersebut tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi maupun golongan yang tentunya bisa membawa kerugian bagi orang lain.

"Kalau di beberapa daerah E-KTP yang invalid kerap disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi maka untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi di Kabupaten Ende maka E-KTP yang invalid kita musnahkan sebagaima petunjuk dari Mendagari,"kata Sharul.

Menurut Sharul, E-KTP yang invalid tersebut adalah E-KTP yang rusak pada saat proses pencetakan maupun ada kesalahan pada penulisan biodata pribadi dari pemegang E-KTP baik itu nama juga gelar maupun alamat ataupun status dari yang bersangkutan.

Sharul mengatakan bahwa kerusakan pada E-KTP tidak saja terjadi di Kabupaten Ende namun di hampir semua daerah di Indonesia maka dengan demikian Mendagari melalui Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil memerintahkan agar E-KTP yang invaldid untuk dimusnahkan agar di masa mendatang keberadaan E-KTP yang invalid tidak disalahgunakan oleh oknum warga tertentu.

Pada kesempatan itu juga Sharul menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ende apabila mendapat E-KTP yang terasa janggal seperti ada kesalahan dalam bioata baik itu nama ataupun alamat juga gelar maupun status agar segera dikoordinasikan agar bisa diganti karena bagaimanapun keberadaan E-KTP sangat penting bagi kelancaran administrasi yang bersangkutan.

"Kita himbau pada saat menerima E-KTP hendaknya perhatikan baik-baik biodata yang tercantum dalam E-KTP guna menghindari terjadinya masalah di masa mendatang terkait dengan penggunaan E-KTP bagi yang bersangkutan pada saat pengurusan administrasi,"kata Sharul.

Menurut Sharul semua proses pengurusan administrasi biodatanya haruslah benar dan lengkap karena apabila tidak benar maka tentu tidak bisa dilayani oleh karena itu dia mengharapkan kecermatan seseorang dalam mengisi boiata pribadi pada E-KTP.

"Jangan buru-buru mengisi biodata namun perhatikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahan pada saat proses percetakan,"kata Sharul. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved