Berita Kota Kupang Terkini

Yayasan Nusa Bunga Abadi Rayakan Natal Bersama Anak Jalanan dan Pemulung

Yayasan Nusa Bunga Abadi menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru bersama anak-anak jalanan dan pemulung.

Yayasan Nusa Bunga Abadi Rayakan Natal Bersama Anak Jalanan dan Pemulung
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Yayasan Nusa Bunga Abadi, Dra. Mien Patymangoe saat menyampaikan sambutan pada acara Natal dan Tahun Baru bersama anak jalanan dan pemulung di Gedung DPD RI NTT, Sabtu (5/1/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Yayasan Nusa Bunga Abadi menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru bersama anak-anak jalanan dan pemulung.

Acara ini berlangsung di Aula DPD RI NTT, Sabtu (5/1/2019). Acara ini dihadiri sekitar 50 anak jalanan dan pemulung. Hadir juga Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan sejumlah pimpinan perangkat daerah Lingkup Pemprov NTT.

Ketua Yayasan Nusa Bunga Abadi, Mien Patymangoe mengatakan, Natal dan Tahun Baru bersama anak-anak jalanan dan pemulung itu dilakukan untuk mensyukuri berkat Tuhan.

Menghadapi Pileg 2019, Partai Demokrat Malaka Bekali Caleg

Menurut Mien, yayasannya setiap Minggu mengumpulkan anak-anak jalanan dan pemulung untuk belajar dan memberi makan kepada mereka.

Anak-anak jalanan dan pemulung menyampaikan yel-yel pada  acara Natal dan Tahun Baru bersama anak jalanan dan pemulung di Gedung DPD RI NTT,Sabtu (5/1/2019).
Anak-anak jalanan dan pemulung menyampaikan yel-yel pada acara Natal dan Tahun Baru bersama anak jalanan dan pemulung di Gedung DPD RI NTT,Sabtu (5/1/2019). (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

"Saya merasa heran dan saya kehabisan kata karena saya terhenyak seorang gubernur mau hadir dengan anak-anak jalanan dan pemulung," kata Mien.

BREAKING NEWS: Disaksikan Anaknya, Kristianus Tewas Ditindis Pohon

Dijelaskannya, Yayasan Nusa Bunga Abadi memprioritaskan anak-anak jalanan dan pemulung.

"Setiap Minggu saya kumpulkan anak jalanan dan pemulung kurang lebih 50 anak. Banyak yang sebut ibu Mien gila, saya tidak peduli. Hari Sabtu orang libur, saya tidak, tapi saya selalu belanja dan masak untuk anak-anak jalanan dan pemulung," katanya.

Dikatakan, di antaranya ada penjual koran, membantu orang tua menjual ikan dan sebagainya.

"Kami siap mendukung seluruh program bapak gubernur. Kami lihat di media bapak punya program luar biasa," ujarnya.

Eman Laya selaku salah satu guru di Yayasan Nusa Bunga Abadi mengatakan, status anak jalanan tapi mereka mampu. "Mereka pintar di sekolah dan juara," kata Eman.

Noya Jesika Radja mewakili anak jalanan dan pemulung mengatakan, mereka selalu berkumpul bersama setiap Minggu untuk belajar, bermain bersama bahkan makan bersama.

"Kami setiap hari Minggu kumpul dan saling belajar bersama dan bermain. "Kami tekun dan belajar sehingga kami prestasi di sekolah."

Saat itu Noya mengatakan, memberi julukan kepada ibu Mien sebagai Bunda Anak Jalanan.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat itu menanyakan siapa anak jalanan dan siapa yang pemulung. Anak-anak kemudian mengangkat jari.

"Kita harus berpartisipasi. Salah kalau penguasa tidak berpihak pada kelompok marginal. Saya hadir ini bukan apa-apa tapi saya sebagai gubernur wajib. Kehadiran kita harus berpihak kepada semua kelompok marginal," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved