Berita Pemilu 2019

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terungkap, Ternyata Begini Kronologinya

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terungkap, Ternyata Begini Kronologi

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terungkap, Ternyata Begini Kronologinya
KOMPAS.COM/ Fitria Chusna Farisa
Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terungkap, Ternyata Begini Kronologi. (Komisioner KPU dan Bawaslu saat berada di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara) 

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terungkap, Ternyata Begini Kronologi

POS-KUPANG.COM -  Kabar bohong alias hoaks 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos akhirnya terungkap.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) telah memastikan kabar adanya tujuh kontainer berisi surat suara pilpres yang sudah dicoblos sebagai berita bohong atau hoaks.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua KPU Arief Budiman setelah sejumlah komisioner melakukan pengecekan langsung.

Promosi Wisata Bersama, Tingkatkan Pembangunan Pariwisata Sumba

Bupati Mabar Belum Terima Hasil Pengumuman Resmi CPNS Dari BKN

Mau Kerja di Kantor Konsulat Jepang? Gampang Kok, Penuhi Syarat Berikut!

Pelajar Berprestasi Akan Diprioritaskan Masuk Undana Kupang.

Kompas.com,  telah menghimpun sejumlah informasi dan menyusun kronologi pengungkapan isu tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos, sejak informasi itu beredar hingga dinyatakan sebagai berita bohong. Berikut kronologinya:

Isu surat suara yang sudah dicoblos pertama kali muncul pada Rabu (2/1/2019) siang. Kabar tersebut beredar luas di media sosial seperti YouTube, Twitter, Facebook, Instagram, hingga WhatsApp.

"Ini sekarang ada 7 kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, mari sudah turun. Di buka satu. Isinya kartu suara yang dicoblos nomor 1, dicoblos Jokowi. Itu kemungkinan dari cina itu. Total katanya kalau 1 kontainer 10 juta, kalau ada 7 kontainer 70 juta suara dan dicoblos nomor 1. Tolong sampaikan ke akses, ke pak Darma kek atau ke pusat ini tak kirimkan nomor telepon orangku yang di sana untuk membimbing ke kontainer itu. Ya. Atau syukur ada akses ke Pak Djoko Santoso. Pasti marah kalau beliau ya langsung cek ke sana ya."

Gara-gara Foto Syur Polwan Diunggah Kekasih, Begini Akibatnya Sekarang

Artis-artis KPop Ramai-ramai Manggung di Santiago Chile

Warga Haumeniana TTU Serahkan Senpi kepada Anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN

Begini Penjelasan Kepala BMKG Mengenai Peluang Terjadinya Gempa Besar di Pulau Sumba

Kabar dan rekaman tersebut juga diterima para komisioner KPU, baik melalui media sosial maupun WhatsApp.

Namun demikian, atas beredarnya informasi itu, KPU enggan merespons. Sebab, komisioner KPU meyakini bahwa kabar tersebut adalah hoaks.

Meski begitu, sejak awal isu ini muncul, KPU sudah meminta Cyber Crime Mabes Polri untuk menelusuri penyebar hoaks.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved