Berita Teknologi

WhatsApp Hentikan Dukungan Layanan untuk Handphone Jenis Ini, Punya Anda?

Deretan ponsel Nokia dengan OS S40 seperti Asha 501, 210, 301, dll tidak bisa lagi menjalankan aplikasi WhatsApp pada ponselnya.

WhatsApp Hentikan Dukungan Layanan untuk Handphone Jenis Ini, Punya Anda?
Softonic
Aplikasi WhatsApp hilang dari sejumlah jenis handphone. 

Dengan kata lain, deretan ponsel Nokia dengan OS S40 seperti Asha 501, 210, 301, dll tidak bisa lagi menjalankan aplikasi WhatsApp pada ponselnya.

POS-KUPANG.COM - Mulai awal 2019 ini, sederet ponsel Nokia dengan OS Series 40 (sering disingkat S40), tak akan lagi bisa menjalankan aplikasi pesan instan WhatsApp.

Pihak WhatsApp mengumumkan bahwa mereka menghentikan dukungan layanan sejak 31 Desember 2018 lalu.

Dalam sebuah publikasi lewat blog resminya, WhatsApp mengatakan bahwa mereka hanya akan memberi dukungan teknis pada smartphone dengan sistem operasi minimum Android 4.0, Windows Phone 8.1, iOS 8, serta JioPhone dan JioPhone 2.

Awal 2019, Tipe Ponsel Ini Sudah Tak BIsa Menggunakan Aplikasi Whatsapp
Awal 2019, Tipe Ponsel Ini Sudah Tak BIsa Menggunakan Aplikasi Whatsapp (MyBroadband)

Dengan kata lain, deretan ponsel Nokia dengan OS S40 seperti Asha 501, 210, 301, dll tidak bisa lagi menjalankan aplikasi WhatsApp pada ponselnya.

Celakanya, pengguna pun tidak akan bisa memindahkan riwayat percakapan ke platform lain.

"Jika kamu memiliki salah satu perangkat di atas, cukup instal WhatsApp dan verifikasi nomor telepon pada perangkat baru. Ingat bahwa WhatsApp hanya dapat diaktifkan dengan satu nomor telepon di satu perangkat," tulis pihak WhatsApp.

"Selain itu, saat ini tidak ada opsi untuk mentransfer riwayat percakapan antar-platform. Namun, kami menyediakan opsi untuk mengekspor riwayat obrolan Anda menjadi sebuah lampiran pada e-mail," lanjut mereka, dikutip KompasTekno dari Phone Radar, Kamis (3/1/2018),

Whatsapp juga mengumumkan akan menghentikan dukungan pada perangkat Android 2.3.7 dan iOS 7.

Namun dukungan teknis untuk dua sistem operasi ini baru akan dihentikan pada 2020 mendatang.

Halaman
12
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved