Opini Pos Kupang

Tahun Politik Penuh Berkat, Catatan Reflektif Rektor Unwira Kupang

Hari Selasa tanggal 1 Januari 2019 adalah hari pertama dalam penanggalan sipil kalender Masihiyah, yang kiranya menjadi suatu

Tahun Politik Penuh Berkat, Catatan Reflektif Rektor Unwira Kupang
Tribunnews
ilustrasi 

Oleh P. Philipus Tule, SVD
Rektor Universitas Widya Mandira Kupang

POS-KUPANG.COM - Tahun 2018 telah berakhir dan kita memasuki ambang Tahun Baru 2019 yang lazim dijuluki tahun politik karena secara nasional bangsa Indonesia akan melakukan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang baru.

Hari Selasa tanggal 1 Januari 2019 adalah hari pertama dalam penanggalan sipil kalender Masihiyah, yang kiranya menjadi suatu kesempatan agar kita menoleh ke belakang, merefleksi masa lampau kehidupan pribadi sebagai warga negara Republik Indonesia serta merancang masa depan secara baru sambil mendoakan kebaikan diri sendiri dan sesame warga negara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh sebab itu, pada awal tahun baru ini kita saling berpaling dan menatap wajah sesama warga negara dan pejabat negara serta kerabat di sekitar kita untuk mengucapkan: SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU 2019.

Ramalan Cinta Zodiak 2 Januari 2019, Taurus Ada Kejutan, Virgo Menguras Perhatian, Zodiak Lain?

Jadi Drama Korea Pertama yang Tayang di Youtube, Ini 4 Fakta Drakor Top Management

V BTS Ulang Tahun, ARMY Baper, V Citakan dan Ucapkan Kata-Kata yang Mengharukan

Sesungguhnya kebiasaan atau budaya merayakan dan mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU itu merupakan kekayaan rohani dari pelbagai suku bangsa di dunia yang lazim `memberi berkat' dan terkadang `melafalkan kutukan'. Berkat (atau barakah) itu diyakini oleh hampir semua agama dan budaya sebagai sumber hidup dan kebahagiaan.

Berkat itu diyakini datang dari "Yang Ilahi". Sementara itu, kutukan yang selalu membawa bencana dan kematian seperti yang terjadi lewat ilmu sihir (majik/mbeko/polo wera) datang dari kekuatan jahat.

Berkat itu pun ditandaskan dalam Kitab Perjanjian Lama Bilangan 6, 24 -26 sebagai berikut: "Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya kepadamu dan memberi engkau kasih karunia dan damai sejahtera" (Bil. 6, 24-26).

Dalam tradisi Katolik sebagaimana nampak dalam perayaan ekaristi atau misa dan dalam aneka pemberian sakramentalia senantiasa ditandai oleh pemberian berkat-berkat: pengutusan seusai misa, berkat mobil, poliklinik, pemberkatan air dan medali serta berjuta-juta peristiwa orang atau umat membutuhkan berkat.

Dalam kaitan dengan kebutuhan akan berkat itulah umat manusia dari aneka bangsa dan agama di dunia merayakan Tahun Baru sebagai sumber berkat.

Orang Irlandia merayakan Tahun Baru sebagai kesempatan memohon berkat bagi sesama, baik yang tinggal di rumah maupun yang ingin menempuh perjalanan pada Tahun Baru dengan doa berkat sbb:

Halaman
12
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved