Berita Puisi

Ini Loh Puisi-Puisi Minggu Pos Kupang Minggu Ini

Rintik-rintik air terlepas dari awan, Dinamai hujan, Sepasang merpati terbang melewatinya, Membiarkan

Ini Loh Puisi-Puisi Minggu Pos Kupang Minggu Ini
ils
anak pertama 

Puisi-Puisi Jhoni Lae
Seperti Ratapan

Rintik-rintik air terlepas dari awan
Dinamai hujan
Sepasang merpati terbang melewatinya
Membiarkan
Sayap-sayapnya basah
Tak berbaju
Bebas memamerkan indahnya tubuh

Kilat dan guntur bersahutan.
Seperti ratapan
Ketika Dia prihatin dengan kota tua.
Seperti tubuh
Di pamerkan dengan harga murah
Sekarang demikian
Air mata itu cukup
(Penfui, 20 November 2018)

Pekerja Seks Karang Dempel Janji Datangi Walikota Kupang

Sadar, Menyadarkan

Aku membawa tidak sadar saat pagi ke rumah-Mu
Memang
Aku juga memikul sadar ke rumah-Mu

Seperti berjudi, kami menafsir seperti
Pemungut cukai seumur hidup dikutuk
"Kamu hanya seperti itu"

Tiba-taba Engkau datang sambil marah
"Rumah-Ku adalah rumah doa bukan sarang penyamun"
(Penfui, 20 November 2018)

Hukum Kausalitas

Terkadang aku buta mempercayainya. Sebab
Mitos itu irasional

Seperti para pengobral janji yang gemar mengumpat,
Demikianpun aku menutup setuju terhadap mereka
Seperti penyair yang keras menggores pena,
Demikianpun aku mengutuknya dengan puisi
(Penfui, 16 November 2018)

Pesta Kembang Api Meriahkan Party Sotis Hotel Kupang - Beer and Barrel Kitchen n Lounge

Halaman
123
Penulis: PosKupang
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved