Berita Kabupaten Lembata

BREAKING NEWS: Gudang Toko Taruna Jaya Lewoleba Ludes Terbakar

Semua barang yang ada di dalam gudang itu, ludes dilahap api. Kerugian yang dialami diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar.

BREAKING NEWS: Gudang Toko Taruna Jaya Lewoleba Ludes Terbakar
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Kebakaran hebat melanda gudang tempat penyimpanan barang di Toko Taruna Jaya-Lewoleba, Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 03.00 dini hari. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Gudang Toko Taruna Jaya di samping gereja Sta. Maria Banneaux Lewoleba, Kabupaten Lembata, dilahap si jago merah pada Selasa (1/1/2019) dini hari.

Semua barang yang ada di dalam gudang itu, ludes dilahap api. Kerugian yang dialami diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar.

Informasi yang dihimpun Pos-Kupang.com menyebutkan, kebakaran hebat yang melanda gudang toko tersebut, diawali oleh sebuah ledakan besar. Ledakan itu diikuti dengan lidah api yang langsung menyala besar sehingga kebakaran gudang itu tak bisa dielakkan.

Hingga saat ini belum diketahui sumber ledakan tersebut. Tapi kuat dugaan, ledakan berasal dari arus listrik di gudang itu.

"Tiba-tiba kami mendengar sebuah ledakan besar dari arah toko dan tak lama kemudian langsung dikuti dengan api yang menyala besar," ujar seorang saksi mata yang ditemui Pos Kupang.Com di lokasi kejadian, Selasa (1/1/2019) dini hari.

Pria berusia sekitar 60 tahun itu memastikan bahwa ledakan itu bukan berasal dari bunyi petasan yang diarahkan ke tempat itu. Apalagi pemilik gudang yang dibangun menyatu dengan Toko Taruna Jaya itu, Ben Tenti, sedang tidak berada di tempat. Saat ini, Ben Tenti sekeluarga sedang berlibur ke luar negeri.

Saat api menyala makin membesar, warga secara spontan langsung berusaha mengendalikan kobaran api. Berkat beberapa mobil tangki yang secara bergantian mendistribusi air ke lokasi kejadian, warga berusaha memanjat dinding tembok agar dari atas atap bangunan lain, mereka menyemprotkan api.

Awalnya usaha itu terhalang oleh atap bangunan tersebut. Olehnya, warga berusaha membongkar satu dua lembar seng agar dapat menyemprotkan api ke dalamnya. Warga juga berusaha mencegah kobaran api ke bangunan lain yabg dibangun menyatu dengan toko tersebut.

Usaha itu memperlihatkan hasil yang menggembirakan, sehingga Toko Taruna Jaya luput dari amukan api. Api juga tidak meluas ke rumah warga dan gedung gereja Sta. Maria Banneaux LewolebA yang berada persis di sampingnya. Hanya saja, seluruh isi gudang tersebut ludes dilahap si jago merah.

Sebuah mobil keluarga yang parkir di dekat gudang juga luput dari kobaran api. Begitu juga belasan drom oli yang tersimpan di dekat gudang itu, tak sampai dilahap api. Sebagian drom oli dipindahkan ke ruas Jalan Trans Lembata, di depan toko tersebut. Sedangkan yang lainnya hanya digeser beberapa meter dari depan gudang. Sementara seluruh barang di gudang itu ludes dimakan api.

Sejumlah informasi menyebutkan, di gudang itu tersimpan bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan aneka barang lainnya. Ada juga hasil bumi seperti kemiri, kopra, jambu mete dan lainnya. Olehnya, saat air disemprotkan ke gudang, bukannya langsung padam tapi apinya malah membesar. Saksi mata menduga di gudang itu tersimpan pula bahan bakar minyak (BBM).

Kobaran api baru bisa dikendalikan setelah mobil watercanon milik Polres Lembata, tiba di lokasi kejadian. Awalnya, kendaraan ini sulit masuk ke lokasi kejadian karena sempitnya celah antara bangunan toko dan gudang yang ada di sebelah kiri toko tersebut. Apalagi di dalamnya telah ada mobil tangki air.

Olehnya mobil itu langsung di arahkan ke halaman timur gereja Sta. Maria Banneaux Lewoleba. Dari situlah mobil menyemprotkan air ke arah gudang tersebut dan kobaran api perlahan mulai dikendalikan. Meski demikian upaya menjinakkan api masih terasa sulit karena atap bangunan gedung lainnya di tempat itu.

Olehnya, mobil watercanon itu diarahkan kembali ke halaman di depan gudang tersebut. Usaha itu membawa hasil sehingga sekitar pukul 05.00 wita hari, api berhasil dikendalikan. Meski belum padam seluruhnya tapi kobarannya telah berhasil dipadamkan. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved