Opini Pos Kupang

Duc in Altum Nusa Tenggara Timur

Ada beragam dinamika dan pencapaian yang sudah terjadi di bumi Flobamora ini. Maka tidak ada alasan untuk tidak mensyukuri momen ini.

Duc in Altum Nusa Tenggara Timur
DOK
Eksotisme Pulau Padar di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur 

Catatan 60 Tahun Provinsi NTT

Oleh Fary Francis
Anggota DPR asal NTT

POS-KUPANG.COM - Tanggal 20 Desember 2018, usia Provisi Nusa Tenggara Timur memasuki tahun yang ke-60. Sebuah perjalanan cukup panjang sejak dibentuk menjadi provinsi otonom dari Provinsi Sunda Kecil tanggal 20 Desember 1958.

Ada beragam dinamika dan pencapaian yang sudah terjadi di bumi Flobamora ini. Maka tidak ada alasan untuk tidak mensyukuri momen ini. Sekaligus, ini jadi kesempatan mereflesikan perjalanan panjang NTT hingga di anak tangga ke-60.

Ramalan Cinta Tahun 2019, Cinta Seperti Apa yang Diinginkan Setiap Zodiak?

Drakor Clean With Passion For Now Rating Tertinggi di Episode 1, Malam ini Episode 2 Tayang

RIlis Foto Bertema Hari Raya Natal, Intip yuk Potret Imut Para Member BTS!

Dalam untaian perjalanan itu, NTT bisa dimaknai sebagai berkat, tantangan pun harapan.

Fondasi Toleransi

Provinsi NTT dibangun di atas fondasi toleransi. Jika kita memahami sejarah pendirian Provinsi NTT, maka kita dapat melihat bahwa NTT ini adalah rajutan kain dari warna-warni benang yang beragam.

Sejak zaman penjajahan, berbagai daerah di NTT justru terpisah-pisah oleh kepentingan penjajahan, mulai dari Belanda hingga Jepang. Bahkan polarisasi itu secara tegas masuk dalam area agama. Ada garis demarkasi penyebaran agama yang tegas.

Pulau Flores dan sekitarnya menjadi daerah misi Katolik, sedangkan Pulau Timor dan Sumba menjadi daerah misi zending (kristen). Bila polarisasi ini dipertahankan, maka Provinsi NTT ini tidak akan lahir.

Namun, para pendiri NTT ternyata sudah memiliki visi yang luar biasa. Bebagai polarisasi baik wilayah, etnis, agama kala itu tidak menjadikan mereka berpikir sempit. Malah NTT didirikan dengan visi besar dan mimpi besar.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved