Berita Religi

Ingin Sensasi Wisata Religi di Gereja Santo Andreas Rica , Kepoin Yuk!

Pica terletak di Provinsi Tamarugal, region Tarapacá. Tarapacá menjadi región pertama dari lima belas región.

Ingin Sensasi Wisata Religi di Gereja Santo Andreas Rica , Kepoin Yuk!
ist
Santo Andreas Pica 

SECARA etimologis kata Pica berasal dari bahasa Quechua (salah satu etnis asli masyarakat Amerika Latin) Piqai yang berarti La Flor en la arena (Bunga yang berada di Pasir).

Pica juga berarti sebuah keindahan, sebuah kehidupan di tengah Padang Pasir. Demikian nama Pica didefinisikan, bahwa di tengah padang pasir ada sebuah kehidupan, ada sebuah surga.

Pica terletak di Provinsi Tamarugal, región Tarapacá. Tarapacá menjadi región pertama dari lima belas región yang berada di Republik de Chile. Letak Pica tepat di tengah Padang Gurun Atacama. Sebuah padang gurun dengan panjang 1.000 Km.

Rayakan Natal di Sotis Hotel Kupang, ada Brunch With Santa

Pica berada di ketinggian 1.300 M dari laut dengan letak tepat di bawah kaki pegunungan Los Andes. Iklim tropis membuat daerah ini dinamakan sebagai sebuah Oasis di tengah Padang gurun yang sangat gersang.

Selain berada di tengah padang gurun dengan curah hujan yang sangat kurang, dari Pica tiap tahunnya didistribusikan limón, mangga, jeruk, juga jambu untuk Chile secara keseluruhan.

Sebagai sebuah Oasis, masyarakat setempat menyembutnya sebagai "Una Copia de Eden". Data sejarah menjelaskan bahwa Diego Almagro bersama penjelajah Spanyol lainnya adalah orang-orang Spanyol pertama yang melakukan ekspedisi di wilayah Pica pada tahun 1536. Mereka melakukan perjalanan dari Cuscu melalui pegunungan Los Andes menuju wilayah selatan Chile dan ketika kembali dari perjalanan tersebut mereka menemukan sebuah kehidupan masyarakat Inca di sekitar kaki bukit yang menjadi jalur kembali setiap masyarakat Inca ke Cuscu. Diego Almagro dan pasukannya kemudian dibunuh oleh Los Pizzaros yang saat itu sedang berkuasa di wilayah Cuscu dan sekitarnya. Secara kepemerintahan, pada saat itu Pica menjadi wilayah teritorial Peru. Kepemerintahan pada saat itu dikuasai oleh orang-orang Spanyol. Pada tahun 1879-1883 terjadi perang antara Chile dan Peru, Chile mengakhiri perang tersebut dengan sebuah kemenangan megah, pada saat yang sama Chile juga memenangkan perang melawan Bolivia yang kemudian menandakan sebuah babak baru dalam kepemerintahan Chile.

Ayo Nginap di Hotel Neo Kupang Saat Natal, Ada Promo Lho

Chile kemudian menguasai lebih banyak wilayah utara yang sebelumnya milik Peru dan Bolivia.

Berada di Provinsi Tamarugal, Region Tarapacá, Pica adalah sebuah wilayah kepemerintahan dengan seorang pemimpin yang dinamakan Alcalde, sebagaimana Bupati di Indonesia. Alcalde memimpin sebuah wilayah kepemerintahan dibantu enam orang dewan (Los Consejales). Seorang Alcalde memimpin sebuah wilayah kepemerintahan selama empat tahun. Hingga tulisan ini dibuat, berdasarkan data yang diperoleh, jumlah penduduk terkini mencapai 6.150 penduduk.

Gereja Santo Andres Pica
Pica memiliki sebuah Katedral, demikian kata Presiden Republik de Chile, Sebastian Piñera dalam kunjungannya ke Pica awal Juni 2018.

Katedral yang dimaksud adalah bentuk bangunan Gereja Santo Andreas Pica yang menyerupai Basilika Santo Petrus-Roma.

Sebagai orang baru, saya juga mengagumi bangunan Gereja ini sebagaimana sebuah Katedral. Gereja Santo Andreas Pica memiliki tiga koridor utama. Koridor pertama adalah koridor Santa Maria Perawan, koridor kedua adalah koridor Allah, sebagai pusat Ekaristi dan koridor ketiga adalah koridor Santo Andreas. Ketiga koridor ini juga mengartikan Trinitas. Allah Tritunggal yang menjadi sumber utama kekuatan hidup menggereja, juga untuk semua umat yang berdiam di dalamnya.

Halaman
1234
Penulis: PosKupang
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved