Berita Kabupaten TTU Terkini

Kapolres TTU Akui Ada Oknum Petugas Terlibat Penyelundupan Tiga Unit Mobil ke Oecuse

Kapolres TTU mengatakan diduga kuat penyelundupan terhadap tiga unit mobil ke Timor Leste melalui Pos Napan juga melibatkan aparat petugas.

Kapolres TTU Akui Ada Oknum Petugas Terlibat Penyelundupan Tiga Unit Mobil ke Oecuse
POS KUPNG.COM/TOMMY MBUNGA NULANGI
Kapolres TTU AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto. 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kepala Kepolisian (Kapolres) Kabupaten TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H, SIK, MH mengatakan, diduga kuat penyelundupan terhadap tiga unit mobil ke Timor Leste melalui Pos Napan juga melibatkan aparat petugas.

Krisna mengatakan hal itu menyusul pada saat pelaku membawa tiga unit kendaraan tersebut menuju ke Timor Leste, para pelaku sempat dikejar oleh tim gabungan dari TNI/Polri dan pada akhirnya tim gabungan berhasil menghentikan pelaku tersebut.

"Jadi patut diduga ada keterlibatan oknum dari petugas, dalam kasus ini, sehingga masih kita dalami. Kita belum tau dari petugas mana yang melakukan ini. Oleh karena itu masih kita dalami, sehingga kita bisa tau kenapa ini bisa tembus," kata Krisna kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/12/2018) sore.

BREAKING NEWS: Takut Diketahui Keluarga, Mahasiswi di Kupang Bekap Bayinya Hingga Tewas

Krisna menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang melakukan pendalaman terhadap dugaan kuat keterlibatan para anggota petugas dalam kasus penyelundupan tiga unit mobil tersebut.

"Sementara masih kita dalami, kita tidak bisa menyampaikan hal itu, karena memang belum ada bukti yang cukup kuat," tegasnya.

Herman Musakabe Pesan Golkar NTT Berjuang Bersama Rakyat

Namun, ungkap Krisna, fakta di lapangan bahwa kendaraan itu dikendarai oleh orang untuk masuk melintasi secara ilegal dan akan mengirim kendaraan itu secara ilegal ke daerah Timor Leste.

"Satu mobil dibawa oleh masing-masing satu orang supir. Pada saat melakukan penangkapan itu mereka melarikan diri. Karena kita lihat medianya sangat terbuka," ungkapnya.

Krisna menambahkan, tim gabungan tidak dapat melakukan penangkapan terhadap para supir pelaku penyelundupan karena Pos Napan sangat terbuka sehingga tidak menghambat pergerakan para pelaku penyelundupan.

"Jadi di Pos Napan ini tidak seperti pos yang lainnya, yang bisa menghambat pergerakan orang. Karena diperbatasan Napan ini perbatasan yang sangat terbuka," tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved