Opini Pos Kupang

Kala Golkar NTT Menulis Sejarah

Menulis tentang perjalanan seseorang atau sebuah organisasi tentu bukanlah pekerjaan gampang. Dibutuhkan semangat untuk melihat

Kala Golkar NTT Menulis Sejarah
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena 

Tentang Penerbitan Buku Jejak Karya Golkar NTT

Oleh Lasarus Jehamat
Dosen Sosiologi Fisip Undana Kupang

POS-KUPANG.COM - Dalam rangka memperingati HUT ke-54, Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) menulis kisah. Sejarah perjalanan Golkar sampai menjadi sebuah partai yang disebut Partai Golongan Karya ditulis oleh tim internal Golkar.

Menulis tentang perjalanan seseorang atau sebuah organisasi tentu bukanlah pekerjaan gampang. Dibutuhkan semangat untuk melihat, melacak, dan memeriksa semua hal yang terjadi. Di situ, dibutuhkan usaha dan kerja keras.

Ketika sebuah organisasi politik seperti Partai Golkar menulis sejarah perjalannnya sendiri, terdapat sebuah dilema utama di sana. Dilema utamanya terletak pada obyektivitas karya itu dari perspektif akademik.

Saya tidak berhak menilai obyektivitas buku ini. Yang harus diakui ialah setiap usaha mendokumentasikan sejarah, perlu dibuat dan dilakukan oleh setiap individu maupun organisasinya. Dengan begitu, generasi bangsa tidak akan melupakan peran organisasi tersebut dalam perjalanan bangsa ini. Itu berarti, sebuah karya, apa pun bentuknya, harus dibaca sebagai sebuah usaha untuk mendokumentasikan semua hal terkait dengan hidup dan perjalanan di dalamnya.

(Dari Kiri ke Kanan), Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Korbid Pemenangan Pemilu (PP) Indonesia Timur DPP Partai Golkar Melkias Markus Mekeng yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar dan Ketua Komisi XI DPR RI, Ketua Pemenangan Pemilu (PP) Wilayah NTT DPP Partai Golkar yang juga Calon Wakil Gubernur dari Paket VICTORY-JOSS Josef Nae Soi, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat Matheus Hamsi dan  Wasekjen Pemenangan Pemilu Indonesia Timur DPP Partai Golkar Herman Hayong ketika acara Pembukaan Rapat Konsolidasi Partai Golkar di Labuanbajo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu 96/6/2018)
(Dari Kiri ke Kanan), Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Korbid Pemenangan Pemilu (PP) Indonesia Timur DPP Partai Golkar Melkias Markus Mekeng yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar dan Ketua Komisi XI DPR RI, Ketua Pemenangan Pemilu (PP) Wilayah NTT DPP Partai Golkar yang juga Calon Wakil Gubernur dari Paket VICTORY-JOSS Josef Nae Soi, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat Matheus Hamsi dan Wasekjen Pemenangan Pemilu Indonesia Timur DPP Partai Golkar Herman Hayong ketika acara Pembukaan Rapat Konsolidasi Partai Golkar di Labuanbajo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu 96/6/2018) (ISTIMEWA)

Pertanyaan penting kemudian ialah apa urgensi penulisan buku Jejak Karya Golkar NTT? Pertanyaan ini harus diajukan dan laik diangkat terutama karena beberapa alasan berikut.

Pertama, peran Golkar NTT dalam proses politik dan pembangunan di daerah ini. Kedua, semua yang pernah belajar tentang politik Indonesia akan segera tahu Golkar secara politik.

Ketiga, perjalanan bangsa Indonesia secara sosial budaya dan lika-liku dinamika politik dalam konteks kenegaraan hanya dapat dimengerti sejauh memahami keberadaan Golkar. Implikasinya, perjalanan bangsa Indonesia harus pula melacak perjalanan Golkar sebagai sebuah organisasi karya dan Partai Golkar sebagai sebuah partai politik.

Urgensi Pelembagaan

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved