Berita Internasional

Paus Fransiskus Kecam Pelaku Serangan Strasbourg-Prancis, Mendoakan Para Korban

Paus Fransiskus mengecam kasus penembakan di Pasar Natal di Strasbourg, Prancis, Selasa atau Rabu (12/12/2018).

Paus Fransiskus Kecam Pelaku Serangan Strasbourg-Prancis, Mendoakan Para Korban
Reuters/kolase pos-kupang.com
Paus Fransiskus kecam serangan Strasbourg dan berdoa untuk para korban. 

POS-KUPANG.COM - Pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus mengecam pelaku penembakan di Pasar Natal di Strasbourg, Prancis, Selasa atau Rabu (12/12/2018). Paus juga mendoakan keselamatan para korban.

Dalam sebuah telegram yang ditujukan kepada Uskup Agung Strasbourg, Paus Fransiskus menjamin doa bagi semua orang yang terkena dampak dari serangan hari Selasa yang menyebabkan tiga orang tewas dan tiga belas orang terluka.

Dikutip pos-kupang.com dari Vatikan News, Kamis (13/12/2018), telegram itu dikirim atas nama Paus oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, kepada Uskup Agung Luc Ravel dari Strasbourg.

“Dengan kesedihan dan keprihatinan bahwa Paus Paus Fransiskus mengetahui tentang serangan yang terjadi tadi malam di pasar Natal di Strasbourg”, membaca teks dari pesan tersebut. “Paus Fransiskus sekali lagi menyatakan kutukan kerasnya atas tindakan semacam itu.”

Doa bagi Mereka Terdampak Serangan

Pesan itu berlanjut dengan Paus meyakinkan semua orang yang terkena dampak serangan ini, terutama keluarga, atas doanya dan belas kasihnya.

"Sebagai gema penghiburan", membaca telegram, Bapa Suci "memohon limpahan berkat ilahi kepada para korban, kepada mereka yang membantu mereka dan pada semua orang Prancis".

"Sementara mempercayakan orang mati kepada belas kasihan Allah", kata pesan itu, "Bapa Suci memiliki pemikiran khusus untuk para profesional dan para relawan yang merawat yang terluka".

Diberitakan Tribunnews.com, Wakil Menteri Dalam Negeri Perancis Laurent Nunez mengatakan hari Rabu (12/12), pelaku penembakan boleh jadi sudah melarikan diri ke Jerman, yang terletak hanya beberapa kilometer dari Strasbourg.

Dia selanjutnya mengatakan, ada lima orang yang ditahan dan diperiksa polisi dalam pengejaran pelaku penembakan.

Kepolisian Perancis menyatakan, pelaku penembakan diduga keras seorang pria yang sudah diketahui identitasnya dan ada dalam daftar ekstremis Islam yang diawasi polisi. Pria itu tadinya akan ditahan hari Rabu karena satu kasus kekerasan.

Halaman
12
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved