Berita Kabupaten TTU Terkini

Korban Penembakan KKB Papua, Rumah Almarhum Emanuel Bano Dipenuhi Karangan Bunga

Korban Penembakan KKB Papua, Rumah Almarhum Emanuel Bano Dipenuhi Karangan Bunga

Korban Penembakan KKB Papua, Rumah Almarhum Emanuel Bano Dipenuhi Karangan Bunga
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Karangan bunga menghiasi bagian depan rumah orangtua Emanuel Bano di Tunbakun, Sabtu (8/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Rumah duka Emanuel Beli Nakteas Bano, salah satu korban penembakan sadis yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua dipenuhi karangan bunga.

Karangan bunga yang diberikan oleh kerabat dan keluarga korban Emanuel sebagai tanda rasa berbelasungkawa atas musibah yang menimpa korban hingga meninggal dunia karena perlakuan keji KKB Papua beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (8/12/2018) sore, nampak karangan bunga menghiasi rumah orang tua korban yang terletak persis di Perkampungan Tunbakun, Jalan Sonbay, RT/RW 006/005, Kelurahan Kefa Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Bupati Toraja Utara Menangis Sambut Kedatangan 7 Jenazah Korban KKB Nduga Papua

Karangan bunga sebagai tanda ucapan duka cita kerabat dan keluarga korban tersebut mulai berdatangan sejak hari, Jumat (7/12/2018) setelah pihak keluarga memastikan bahwa Emanuel telah dinyatakan meninggal dunia.

Empat Warga Diduga Tertimbun Longsor di Pacitan

Didalam rumah duka, pihak keluarga terlihat mulai mempersiapkan tempat tidur. Keluarga menghiasi tempat tidur tersebut degan kain dan bunga-bunga yang nantinya digunakan untuk semayamkan jenazah korban.

Diberitakan sebelumnya, Emanuel Beli Nakteas Bano, warga asal Kabupaten TTU merupakan salah satu korban penembakan sadis yang dilakukan oleh KKB Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua beberapa waktu lalu.

Emanuel merupakan anak pertama dari enam bersaudara dan merupakan anak laki-laki satu-satunya dari lima bersaudara dari pasangan suami istri Martinus Bano dan Yoneta Koko.

Menurut pengakuan salah satu warga Tunbakun, Gusty Bana, mengatakan, pertemuan terakhir emanuel dengan keluarga terjadi sekitar bulan Agustus lalu. Saat itu korban berlibur selama tiga hari ke kampung halamannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Pos Kupang dari pihak keluarga menyebutkan bahwa jenazah korban akan tiba di rumah orangtua korban malam nanti. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved