Berita NTT Terkini

Celebest FC Palsukan Umur Pemain, Manajer PS Ngada: Seharusnya Klub Juga Didiskualifikasi

Kesebelasan PS Ngada yang mewakili NTT dalam Kompetisi Sepak Bola Liga 3 PSSI akan bersua tim asal Kota Palu, Celebest FC.

Celebest FC Palsukan Umur Pemain, Manajer PS Ngada: Seharusnya Klub Juga Didiskualifikasi
POS KUPANG.COM/DOKUMENTASI PS NGADA
TIM PS NGADA 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kesebelasan PS Ngada yang mewakili NTT dalam Kompetisi Sepak Bola Liga 3 PSSI akan bersua tim asal Kota Palu, Celebest FC dalam lanjutan babak 16 besar Liga 3 PSSI di Stadion Brantas, Kota Batu, Minggu (9/12/2018) pukul 13.30 Wita.

Sebelumnya diberitakan, Celebest FC sedang terbentur masalah keabsahan pemain yang tidak sesuai regulasi. Bahkan, Celebest FC terancam didiskualifikasi dari kompetisi ini.

Ketika menghubungi POS-KUPANG.COM, Sabtu (8/12/2018), Manajer PS Ngada, Bernard FD Burah mengatakan sesuai regulasi PSSI Pasal 29 ayat 1 tim yang memalsukan indentitas pemain harus didiskualifikasi dari kompetisi dimaksud. Namun yang terjadi pada kubu Celebest FC berbede. PSSI hanya mendiskualifikasi pemainnya saja.

Jokowi Sebut Bobby Nasution Tertarik Mengikuti Jejaknya Masuk Politik, Gibran dan Kaesang Belum

"Seharusnya klub juga didiskualifikasi. Apakah untuk kepentingan oknum PSSI aturan bisa diabaikan?"

Ia membeberkan pemain yang ada di dalam daftar line up Celebest FC adalah Muhamad Jamal Nur. Akan tetapi, yang bermain adalah Ichwanullah.

Gaya Hormat Jan Ethes Saat Jokowi Nyanyikan Indonesia Raya

Ia mencontohkan kasus yang sama, katanya, pernah terjadi di Piala Soeratin pada tahun 2017 di Maguwoharho, Jogjakarta.

Saat itu, kesebelasan Persiter Ternate terbukti memalsukan umur pemain sehingga tim tersebut didiskualifikasi dan digantikan oleh Persita Tanggerang.

"Kejahatan sepakbola Indonesia bukan saja mafia wasit dan pengaturan skor tetapi juga pemalsuan/penipuan umur pemain dan pemain itu sendiri. Hari ini satu lagi keblingernya Komdis PSSI. Celebest FC telah secara sah terbukti palsukan umur dan pemain, yang didiskualifikasi justru pemainnya, sedangkan menurut Pasal 29 ayat 6, yang didiskualifikasi harus klubnya," tegasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, kasus dugaan ajakan pengaturan skor yang melibatkan Manajer Persekam Metro FC juga belum diusut oleh induk organisasi sepak bola Indonesia ini.

Di luar dari kasus ini, manajer yang biasa disapa Ferdy ini mengatakan secara tim PS Ngada sudah siap menghadapi tim mana saja. Semua pemain sudah siap dan dalam kondisi bugar untuk melawan Celebest FC Minggu besok.

Okta Pone dkk juga sudah melakukan pelbagai persiapan dan evaluasi jelang laga ini.
"Pada prinsipnya kaami siap melawan tim manapun dan mengincar kemenangan," pungkasnya. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved