Berita Kabupaten Lembata

Sitmasiltan Lembata Jadi Model di NTT ! Ini Bentuknya

Paulus Kedang memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lem

Sitmasiltan Lembata Jadi Model di NTT ! Ini Bentuknya
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
SERAHKAN PRODUK -- Taufik Rahman (kanan) Lembata menyerahkan sambal yang diproduksinya kepada Plh Sekda Lembata Paulus Kedang (kiri) disaksikan Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Lembata, Mathias Beyeng (tengah), di Aula Hotel Puri Mutiara Lewoleba, Jumat (7/12/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, melaunching  Sistem Informasi dan Teknologi Pemasaran Hasil Pertanian (Sitmasiltan) di Aula Hotel Puri Mutiara Lewoleba, Jumat (7/12/2018). Sitmasiltan itu sebagai model di NTT dalam pemasaran hasil pertanian secara online.

Launching Sitmasiltan itu dilakukan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paulus Kedang. Sementara Penjabat Sekda, Anthanasius Amuntoda tidak berada di tempat karena sedang bertugas keluar daerah.

Dalam sambutannya, Paulus Kedang memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Mathias AK Beyeng bersama seluruh jajarannya. Sebab apa yang dilakukan itu sesuai perkembangan zaman.

BREAKING NEWS! Pengendara Sepeda Motor di Taga-Manggarai Tewas Disambar Petir

Dikatakannya, pemasaran hasil pertanian yang dilakukan secara online ini merupakan yang pertama di Lembata. Olehnya hal lain yang perlu diperhatikan, adalah pelayanan atas produk yang dipasarkan tersebut.

"Yang namanya pemasaran secara online itu pelayanannya sangat luas, tidak hanya di Lembata tetapi juga di luar Lembata. Itu berarti stok barang diharapkan selalu tersedia dan pelayanannya pun harus baik," ujar Paulus Kedang.

Saat itu ia sempat menanyakan soal pelayanan konsumen di Kabupaten Lembata. "Kalau pembelinya dari luar daerah biasanya ada ongkos kirim. Lantas bagaimana bila yang membeli produk itu adalah orang Lembata yang tinggal di Lewoleba? Apakah dikenakan juga biaya serupa?" tanya mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lembata.

Atas pertanyaan itu para peserta launching spontan menjawab tidak. "Kalau pembelinya ada di Lewoleba, maka tidak dikenakan ongkos kirim. Nanti kami antar langsung ke alamat pembeli," ujar salah seorang peserta. Para peserta launching Sitmasiltan adalah pengusaha kecil yang saat ini sedang menggeluti usaha yang hasilnya akan dipasarkan secara online tersebut.

Ada pun barang yang hendak dipasarkan melalui media online itu, adalah Sambal Lembata, Kacang Mete Lembata aneka rasa, jagung titi, Kopi Boto, Nenas Labanobol, kakao, beras jagung dan aneka hasil pertanian lainnya.

Selain itu, katanya, dipasarkan pula aneka jenis tanaman yang dibudidayakan petani seperti rambutan Lembata, anakan mangga, jambu mete dan lainnya. Telur ayam yang diproduksi peternak ayam di Lewoleba pun dapat dijual secara online melalui website Sitmasiltan tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved